Polda Lepaskan Terduga Penyerang Novel Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono. (MP/John Abimanyu)

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa terduga penyiram air keras terhadap Novel Baswedan, Niko Panji Tirtayasa alias Miko tak dilakukan penahanan karena tak memiliki bukti kuat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menegaskan bahwa motif Miko merekam dan mengupload video yang sempat viral di media sosial itu karena keluargnya pecah.

"Dia merasa sakit hati, Merasa berdosa sama keluarganya. Akhirnya ngomong di Youtube," kata Argo kepada merahputih.com di Jakarta, Jumat (19/5).

Dalam pemeriksaannya, Miko tak terbukti melakukan penyiraman. Pada saat kejadian Novel di siram, Miko tak berada di Jakarta.

"Dia ada di Bandung," tandasnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan hasil rekaman CCTV di tempat-tempat yang pernah dikunjungi Miko. Hasilnya, saat kejadian, benar ada Miko dari beberapa CCTV yang diperiksa.

Selain itu, penyidik juga meminta keterangan kesaksian terhadap lingkungan rumah tempat Miko tinggal.

"Dia gak pernah ke Jakarta. Mau bagaimana? Masa kami mau paksakan seseorang menjadi tersangka," kata Argo.

Dalam keterangannya, Miko juga tak terbukti memerintahkan orang untuk menyiram air keras terhadap Novel.

"Dia orang melarat, dia orang miskin, nggak punya apa-apa. Dia, 'kan nggak kerja. Dia nggak punya pekerjaan, dia cuma serabutan biasa," kata Argo. (Ayp)

Baca berita terkait penyiraman Novel lainnya di: Nico Berpotensi Melakukan Penyerangan Terhadap Novel Baswedan



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE