MerahPutih Wisata - Mungkin tak banyak orang pernah mendengar Pulau Satonda. Pulau Satonda menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatan. Terletak di tengah pulau Satonda dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Dompu, NTB.
Kabarnya Pulau Satonda lebih terkenal di kalangan wisatawan mancanegara yang menjadikannya semacam pulau singgah saat menyambangi Taman Nasional Komodo dari Bali atau Lombok.
Pulau vulkanis Satonda terlihat memesona apabila dipandang dari puncak Gunung Tambora yang letaknya sekira 30 kilometer. Banyak yang mengatakan belum lengkap rasanya mendaki Gunung Tambora apabila tidak menyambangi Pulau Satonda.
Selain memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari eksotisme alam pegunungan vulkanis dan keberadaan danau air asin di kawahnya, Pulau Satonda juga menyimpan kekayaan terumbu karang di perairan sekitarnya.
Danau ini mempunyai keunikan karena airnya asin seperti air laut. Diperkirakan air danau ini asin karena tercampur dengan air laut yang meluap dan terperangkap di danau pada saat gunung Tambora meletus. Keunikannya mirip dengan danau Kakaban di Kalimantan Timur.
warm.. So warm it's like pee. I don't like it
Stopped off at Palau #Satonda, the site of one of the largest volcanic eruptions in history, to visit it's salt water lake. The water temperature is between 28 to 39 degrees. A French man traveling with us described it as ????. More info on the blog. #Satonda #Komodo #Indonesia #lake #travel Foto kiriman Lily La (@awaywithlily) pada Jun 13, 2015 pada 4:23 PDT
Hal ini mungkin saja terjadi karena jarak pulau Satonda dengan gunung Tambora sangatlah dekat dan seperti diketahui letusan gunung Tambora merupakan letusan yang sangat dahsyat sehingga sangat mungkin menimbulkan gelombang pasang atau tsunami .
Pulau Satonda telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) pada tahun 1999 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan. Hal itu karena potensi alam lautnya memiliki kekayaan terumbu karang.
Ada beberapa jenis karang di kawasan sekitar perairan Pulau Satonda, yaitu Acroporidae, Xenia sp, Favidae, Sarcophyton sp, Labophyton sp, Hetractris crispa, Nephtea sp, Capnella sp, Lemnalia sp, dan Astrospicularis sp.
Tentunya di karang-karang tersebut hidup pula beragam jenis ikan hias dan makhluk laut lainnya. Penyu sisik (Eretmochelys imricata) juga kerap terlihat berenang dan mencari makan di sekitar terumbu karang Pulau Satonda. Adapun jenis flora yang menjadi kekayaan laut sekitar pulau vukanis ini adalah ketapang (Terminalia catappa), pandan laut (Pandanus tectorius), beringin (Ficus sp), waru laut (Hibiscus tiliaceus), nyamplung (Calophyllum inophyllum), Mentigi (Pempis sp) dan asam (Tamarindus indica).
Untuk bisa tiba di Pulau Satonda ada beberapa alternatif jalur yang dapat Anda pilih. Dari Sumbawa Besar, perjalanan menuju Desa Nangamiro dapat ditempuh selama 8 jam berkendara. Apabila Anda dari Dompu, perjalanan menuju desa kecil tersebut sekira 5 jam.
Dari pelabuhan Nangamiro, perjalanan menuju Pulau Satonda dapat ditempuh menggunakan perahu selama kurang lebih setengah sampai satu jam perjalanan. Tarif perahu sekira Rp25.000 per orang.
Alternatif lainnya adalah dengan cara naik kapal pesiar dari Pulau Bali atau Lombok, mengambil jurusan Flores. Kapal pesiar memang kerap mampir di Pulau Satonda sebelum melanjutkan perjalanan (biasanya) menuju Taman Nasional Komodo.
BACA JUGA: