Persyaratan WNA Beli Properti di Indonesia Properti (MP/Istimewa)

MerahPutih Properti - Bagi Warga Negara Asing (WNA) diberikan kesempatan oleh Pemerintah untuk membeli properti di Indonesia. Hal ini berdasarkan dalam peraturan kepemilikan properti asing Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 103 yang dikeluarkan akhir Desember 2015 lalu.

Namun, tidak semua WNA diperboleh untuk membeli properti di Indonesia secara leluasa. Mereka harus mengikuti persyaratan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh WNA untuk bisa membeli properti di Indonesia:

Syarat Kepemilikan Properti Oleh Orang Asing

- Hanya Boleh Membeli Properti Dengan Sertifikat Hak Pakai
- Memiliki Kitas
- Hanya Rumah tapak dan Apartemen
- Harga Properti di atas Rp 5 miliar
- Menikah Dengan Orang Indonesia

Hanya Boleh Membeli Properti Dengan Sertifikat Hak Pakai

Bagi WNA yang ingin membeli propeti di Indonesia, pemerintah hanya mengizinkan mereka membeli properti dengan Sertifikat Hak Pakai. Sertifikat ini dapat diperpanjang selama 30 tahun, kemudian diperpanjang lagi menjadi 20 tahun dan diperbarui lagi selama 30 tahun. Jadi total seorang WNA bisa tinggal di properti yang ia beli bisa mencapai 80 tahun. Tidak hanya itu, properti yang dibeli oleh WNA juga dapat diwariskan.

Memiliki Kitas

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 103 pasal 2 ayat 2 disebutkan bahwa Warga Negara Asing yang diperbolehkan untuk membeli properti di Indonesia harus memiliki izin tinggal dan menetap di Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Ham.

Surat izin tinggal ini, biasa juga disebut sebagai KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), untuk mendapatkan Kitas ini seorang WNA harus bekerja terlebih dahulu di Indonesia dan kartu ini wajib diperpanjang selama 2 tahun sekali. Dari aturan ini dapat juga dipahami bahwa WNA yang ingin membeli properti harus bekerja terlebih dahulu di Indonesia, jadi motivasi mereka untuk membeli properti bukan untuk di investasikan namun untuk ditinggali.

Hanya Rumah tapak dan Apartemen

Tidak semua jenis properti dapat dibeli oleh WNA, yang diperbolehkan hanya rumah tapak dan apartemen. Atuan ini dapat terlihat jelas dalam Peraturan Pemerintahan Nomor 103 pasal 1 ayat 2 dan 3.

Harga Properti di atas Rp 5 miliar

Pemerintah memberikan batasan harga bagi WNA yang ingin membeli hunian di Indonesia, dengan standarisasi harga di atas Rp 5 miliar. Hal ini memang sengaja dilakukan guna mencegah warga asing untuk membeli rumah dengan harga murah, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah dapat terlindungi.

Menikah Dengan Orang Indonesia

Syarat terakhir bagi WNA yang ingin membeli properti di Indonesia adalah menikah dengan orang Indonesia, dengan begitu setiap warga negara asing bisa berkesempatan untuk menjadi Warga Negara Indonesia. Selain itu, setiap WNA juga wajib mencantumkan properti yang dibeli tersebut ke dalam Surat Perjanjian Pranikah, karena properti yang dibeli oleh warga asing akan menjadi harta bersama dengan pasangan.



John Abimanyu