Pengusaha dan Sandiaga Uno Sepakat Masalah Reklamasi Jangan Dipolitisasi Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengunjungi warga Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. (MP/John Abimanyu)

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke Pantai Indah Kapuk (PIK) dan melakukan diskusi dengan warga setempat. Dalam pertemuan tersebut, warga dan Sandiaga sepakat untuk tidak membawa masalah reklamasi ke ranah politik.

Salah seorang warga PIK, Oscar meminta agar reklamasi jangan dipolitisasi dengan Pilkada DKI Jakarta. Karena sudah banyak di antara pengusaha yang telah melakukan investasi di Pulau Reklamai menjadi korban.

"Saya minta reklamasi ini jangan dipolitisasi dalam Pilkada DKI Jakarta karena yang dikorbankan adalah pengusaha," katanya dalam sebuah forum diskusi pengusaha dengan pasangan nomor pemilihan 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pluit, Jakarta Utara, Minggu (19/3).

Oscar, yang merupakan investor di Pulau C, mengaku bingung. Pasalnya, Anies-Sandi secara tegas menyatakan akan menghentikan proses pembangunan di pulau reklamasi tersebut.

Menurutnya, hal itu bertolak belakang dengan program pemberdayaan pengusaha baru yang digadang-gadang pasangan Anies-Sandi.

"Saya pikir politisasi isu reklamasi perlu dituntaskan, investor jadi susah, akhirnya bisnis terhambat dan pertumbuhan ekonomi turun," kata Oskar.

Sementara itu Herman, salah satu warga PIK, meminta warga yang berprofesi sebagai nelayan pun perlu diperhatikan.

"Reklamasi jangan dipolitisasi, coba lebih elegan, kumpulkan nelayan, dicek berapa banyak mereka rugi. Warga saya banyak pengusaha kapal. Bisa dimasukan dalam diskusi agar tidak ada yang dirugikan," ujarnya.

Wakil Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiago Uno berjanji akan mencari solusi masalah reklamasi.

"Saya sepakat (tidak mempolitisasi reklamasi), kita hentikan, kita cari solusi berkeadilan," jawab Sandi.

Sandi berjanji, solusi yang diberikan tidak akan merugikan baik investor pulau reklamasi, pemerintah maupun warga yang terkena dampak lingkungan akibat proyek.

Tapi ada syaratnya. Sandi meminta warga percaya pada dirinya untuk memimpin DKI Jakarta lima tahun mendatang.

"Solusi itu bertahap, saya optimistis kita sama-sama punya keinginan menyelesaikan ini. Kasih saya waktu untuk benahi aspek hukumnya," tandasnya. (Abi)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH