Penawaran Menarik Call of Duty Android
Activision selaku pengembang game Call of Duty untuk Android memberikan penawaran menarik pada pembelian aplikasinya dengan memberikan diskon besar. (Foto: Google Play Store)
MerahPutih Teknologi - Kompetisi Call of Duty 2015 akan dimulai di pusat kota Los Angeles. Untuk menyambutnya, pihak pengembang, Activision, memberikan penawaran menarik pada penjualan game ini. (Baca: PlayStation 4 Masuki Tiongkok dengan Sedikit Varian Game)
Activision ingin membangkitkan euforia pada game Call of Duty. Jika biasanya game ini dijual dengan harga Rp90.000, mereka memberikan diskon besar dan menjuallnya dengan harga hanya RP25.900. (Baca: Bloodborne, Game PS4 yang dapat Dibeli dengan Darah)
Call of Duty versi Strike Team untuk Android terakhir diperbarui pada 12 Desember 2014. Sekarang game ini sudah menginjak umur yang tua, namun tetap dapat menarik minat para gamers karena kepopulerannya di platform konsol game seperti Play Station.
Bagi anda yang belum pernah memainkannya di platform Android, coba anda simak video berikut dan anda akan melihat keseruan yang sama seperti bermain pada konsol game. Atau mungkin anda juga dapat menjajal versi gratisnya, yaitu Call of Duty: Heroes.
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme