Pemprov DKI Jakarta Akan Audit Lift Blok M Square Sebelum Beri Sanksi Lokasi lift jatu di Blok M Square. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono akan menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/3) lalu.

Sumarsono mengatakan, hari ini masih dilakukan audit sekaligus penyelidikan atas insiden tersebut. Ia harus manyatakan bahwa penyebab kecelakaan lift Blok M Square belum bisa disampaikan.

"Kita masih menunggu hasil dan tidak akan mengganggu proses mereka. Setelah ada hasil, maka kita akan memberikan sanksi," kata Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Sumarsono menjelaskan, dirinya tidak bisa langsung memberikan sanksi kepada pihak pengelola tanpa proses penyelidikan. Hal yang terpenting adalah menyelamatkan korban terluka.

"Kami belum bisa memberikan sanksi dulu sebelum mendapat hasil penyelidikan. Namun yang terpenting adalah menyelamatkan korban, setelah itu dibawa ke RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) sekarang semua sudah dioperasi selesai. Sepertinya di RSPP tinggal delapan orang saja, mereka habis operasi dan harus ada pemulihan," tuturnya.

Dikatakan, Sumarsono, semua biaya pengobatan sudah dijamin pihak pengelola, dalam hal ini PT Agung Podomoro.

"Jadi mereka tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Semua menjadi tanggung jawab Blok M Square, mereka yang punya asuransi nanti ada tambahan dari kantor masing-masing. Namun, hal yang penting Pemprov DKI ikut ambil bagian memastikan korban dirawat baik dan tidak perlu membayar. Itu semua sudah ok," tandasnya.

Berita terkait kecelakaan lift di Blok M Square baca di: Saksi: Lift Sudah Penuh Tapi Tetap Dipaksakan

Kredit : abimanyu


Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE