MerahPutih - Nasional Presiden Joko Widodo meminta jajaran pemerintah untuk melaksanakan program pembangunan di Papua dengan selalu melibatkan rakyat. "Rakyat Papua harus dilibatkan dalam setiap proses pembangunan, jangan sampai justru rakyat hanya menjadi penonton," tegasnya.
Pesan itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Terbatas tentang Review Program Pembangunan Papua, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/11) sore.
Seperti tertulis dalam situs setkab.go.id, Presiden menjelaskan, alokasi dana untuk pembangunan Papua cukup besar, yakni Rp 85,7 triliun. Tetapi, besarnya dana tersebut tidak sebanding dengan peningkatan kesejahteraan yang ingin dicapai.
Menurut Kepala Negara, persoalan pembangunan di Papua bukan pada soal besaran anggaran, melainkan pada proses perencanaannya yang belum terintegrasi antar sektor dan daerah, sehingga belanja pembangunan tidak efektif.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meminta setiap kementerian maupun pemerintah daerah tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri."Harus fokus dan terpadu dalam rangka peningkatan kesejahteraan sosial,"jelasnya.
Jokowi juga mengingatkan perlunya memperhatikan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dan penghormatan terhadap adat dan budaya rakyat Papua, selain tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas korupsi. (mw)