PCNU Cirebon Desak Ormas Penentang Pancasila Dibubarkan

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 30 November 2016
  PCNU Cirebon Desak Ormas Penentang Pancasila Dibubarkan

Pejabat dan alum ulama Cirebon turut serta dalam Apel Bhinneka Tunggal Ika di Cirebon (Foto: MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Ro'is Suriah Pengurus Cabang (PC) Nadhatul Ulama (NU) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Usamah Mansyur, meminta pihak terkait membubarkan organisasi kemasyarakatan yang bertentangan dengan empat pilar kebangsaan, seperti Pancasila. Hal ini disampaikan Usamah dalam orasi Apel Nusantara Bersatu yang berlangsung di Alun Alun Kejakaaan Kota Cirebon Rabu (30/11).

Menurut Usamah, empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI merupakan hal mutlak yang harus menjadi pegangan setiap warga, termasuk ormas. Bila sudah tidak sesuai maka sudah sepatutnya dibubarkan.

Usamah mengatakan semua Ormas harus berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Empat Pilar kebangsaan merupakan nilai karakteristik bangsa yang tidak bisa dilepaskan.

Para prajurit TNI ikut dalam apel kebhinnekaan di Cirebon, Jawa Barat (Foto: MP/Mauritz)

"Jika ada ormas yang ingin mendirikan negara Islam di Indonesia, sejarah telah membuktikan mereka akan gagal di tengah jalan," kata Usamah di hadapan ribuan peserta apel Nasional Nusantara Bersatu.

Maka untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI, Usamah meminta kepada para pihak terkait agar ormas yang tidak berlandaskan empat pilar kebangsaan agar tidak diberi ruang. Usamah menegaskan semua ormas harus berlandaskan pada empat pilar kebangsaan. Karena empat pilar menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

"Pancasila dan UUD 1945, inilah yang menjadi landasan untuk negara kita tetap satu, tetap utuh dan Indonesia menjadi milik kita bersama,"sebutnya.

Peserta Apel Kebhinnekaan di Cirebon (Foto: MP/Mauritz)

Umat beragama di Cirebon, lanjutnya telah membangun kesepakatan bersama untuk saling menghargai dan saling menghormati.

"Apapun agama, etnis dan suku bangsanya, semuanya telah sepakat bersatu demi mempertahankan NKRI," kata Usamah.

Persatuan yang kokoh antara etnis, umat beragama dan seluruh komponen bangsa merupakan modal dasar untuk membangun Indonesia.(Yhs)

BACA JUGA:

  1. Jumat 212 Masyarakat Diminta Istighosah di Wilayah Masing-Masing
  2. Keberagaman Budaya Tampil di Apel Nusantara Jelang 212
  3. Rakyat Tangerang Raya Gelar Apel Nusantara Bersatu
  4. Renungkan Kembali Kebhinnekaan Kita Lewat Suara Musisi Jalanan
  5. KERMAHUDARATA Dorong Generasi Muda Jaga Bhineka Tunggal Ika
#Cirebon Jawa Barat #Nahdlatul Ulama #Pancasila #Ormas Islam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Bagikan