PBB Dorong Era Keberlanjutan Pada Peringatan HUTnya.

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 24 Oktober 2016
PBB Dorong Era Keberlanjutan Pada Peringatan HUTnya.

Poster sosialisasi penggunaan lampu hemat energi oleh PBB. (Dok. un.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

“Kemanusiaan telah memasuki era keberlanjutan – dengan komitmen global yang harus dipenuhi, janji besar Agenda Pembangunan yang Berkelanjutan tahun 2030. Di usia yang ke 71 tahun, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki 17 agenda yang akan mendorong seluruh negara bergerak menuju masa depan untuk kepentingan seluruh umat manusia di planet yang sehat ini.”

Itulah pernyataan Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menyambut peringatan ke 71 tahun hari jadi PBB yang diperingati setiap tanggal 24 Oktober sejak tahun 1948.

Tahun 1971 Sidang Umum PBB mengusulkan hari jadi PBB itu dijadikan hari libur umum.

Tahun ini peringatan hari jadi PBB akan dijadikan sebagai dasar aksi konkrit bagi warga dunia, untuk mencapai tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan.

Di Aula Sidang Umum PBB, 24 Oktober ini akan digelar konser, sebagai perayaan dan refleksi atas kerja PBB selama ini, melalui bahasa universal yaitu musik.

Akan tampil pada konser HUT PBB, Orkestra Musik Tradisional Korea, Lang Lang, Paduan Suara Gereja terkenal di dunia Harlem, Opera asal Hongaria dengan penampilan penyanyi sopran Andrea Rost dan artis terkemuka dunia lainnya. Konser tahun ini mengambil tema “Yang Pertama adalah Kebebasan”.

Sebagai badan yang berfungsi menjaga perdamaian dan keamanan dunia, PBB bisa menyerukan gencatan senjata terhadap pihak-pihak yang terlibat perang, melalui sidang keamanan PBB melucuti negara-negara yang tetap membandel dan melakukan kejahatan perang. PBB juga mendorong ditegakkannya HAM di seluruh belahan bumi ini, serta membina pembangunan ekonomi dan sosial serta melindungi lingkungan. (dsyamil) 

BACA JUGA

  1. Sekjen PBB: Insiden Nagasaki Harus Jadi yang Terakhir
  2. Sekjen PBB Serukan Korea Utara dan Korea Selatan Menahan Diri
  3. Sekjen PBB Bungkam soal Israel Tak Masuk Daftar Pelaku Kejahatan Anak

 

 

 

#PBB #Sekjen PBB Ban Ki Moon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan