Oknum Polantas yang Tembak Keluarga di Palembang Gunakan Senapan Serbu Ilustrasi penembakan senjata api (gettyimages)

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan jenis senjata yang digunakan oleh seorang anggota Satlantas Polres Lubuk Linggau terhadap sebuah mobil berisi 6 orang saat razia kendaraan di kota Lubuk Linggau, Palembang, Sumatera Selatan, bukanlah jenis revolver.

"Jenis yang digunakan senjata api SS1 V2," kata Budi kepada wartawan, Kamis (20/4).

Hingga kini, tim khusus yang dibentuk untuk menyelidiki kasus penembakan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia telah memeriksa sebanyak 11 orang.

"Salah satunya orang yang lakukan penembakan atas nama brigadir K," katanya.

Mantan Kakorlantas Polri itu mengatakan, saat ini akan dilakukan gelar perkara atas kasus tersebut.

"Setelah itu akan memutuskan status yang bersangkutan lanjut proses hukum," tandasnya.

Penembakan itu berawal dari adanya razia Gabungan antara Polres Lubuk Linggau dan Polsek Lubuk Linggau di pertigaan Jalan Fatmawati, Lubuk Linggau Timur I, Palembang, Sumatera Selatan.

Pukul 11.30 WIB melintas Honda City BG 1488 ON yang berisikan 6 orang dari arah Mesat Seni menuju bandara Silampari. Namun, ketika hendak diberhentikan mobil itu tidak mau berhenti.

Melihat gelagat yang tidak baik tersebut, anggota mengambil inisiatif untuk mengejar. Setibanya di Jalan SMB 2, anggota Polres Lubuk Linggau yang mengejar melakukan penembakan sebanyak 10 kali tembakan.

Setelah mobil tersebut berhenti terdapat 5 orang dan seorang balita di dalam mobil. Sebanyak 4 orang mengalami luka tembak dan 1 orang meninggal dunia.

Guna mendapatkan perawatan yang intensif, korban pun langsung dilarikan ke RS Sobirin, Palembang. (Ayp)

Baca berita terkait penembakan keluarga lainnya di: Mabes Polri Investigasi Penembakan Satu Keluarga Di Palembang



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE