Nelayan Kembali Dukung Peraturan Menteri Susi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 06 Februari 2015
Nelayan Kembali Dukung Peraturan Menteri Susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berdialog dengan ratusan nelayan Pangandaran seusai melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Jumat (6/2) (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti akhirnya menemui ratusan nelayan dari berbagai Kabupaten di Jawa Barat yang datang dan menunggunya di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta Pusat, siang ini, Jumat (6/2)

Nelayan yang menduduki kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan jumlahnya hingga ratusan. Mereka datang dari Pangandaran, Tasikmalaya, Cianjur hingga Garut. Susi Pudjiastuti langsung menyapa tamunya tersebut, para nelayan.

Menteri Susi bertanya ke nelayan, sudah makan belum?

"Belum bu," jawab nelayan kompak.

Kehadiran para nelayan di kantor KKP tersebut ternyata untuk memberi dukungan Menteri Susi perihal Kebijakan KKP, Peraturan Menteri KP 01 dan 02 tahun 2015.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti: Saya Orang Baik, Bukan Orang Jahat

"Walaupun menyakitkan Permen 1/2015 (larangan lobster bertelur) tetapi bisa diterima sama kalian. Kalau begitu ada dukungan. Dukungan inilah yang bikin Ibu moal (tidak mau) mundur, Permen akan dipertahankan," tegas Susi di depan para nelayan.

Dalam dialog itu, Susi menegaskan, soal kebijakan larangan penangkapan lobster bertelur dan ukuran lobster yang tidak boleh ditangkap nelayan. Rencananya untuk menjawab permasalahan dari kebijakan ini, Susi akan membeli bibit lobster dari Lombok untuk disebar ke berbagai wilayah laut Indonesia.

Di akhir diskusi, Susi Pudjiastuti menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para nelayan yang selama ini telah mendukungnya. (cpy)

 

#Susi Pudjiastuti #Menteri Susi #KKP
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Berita Foto
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Sudaryono (kiri), Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan) dan Wamen KKP Didit Herdiawan (kanan)
Didik Setiawan - Selasa, 03 Februari 2026
Raker Mentan dan Menteri KKP dengan Komisi IV DPR Bahas Kesiapan Pangan Jelang Puasa Ramadhan
Indonesia
Pingsan Saat Pelepasan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Presiden Prabowo Hubungi Menteri Trenggono
Trenggono menyampaikan, kondisinya baik-baik saja dan mengatakan, hanya mengalami kelelahan, sebagaimana hasil observasi dokter yang menanganinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Pingsan Saat Pelepasan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Presiden Prabowo Hubungi Menteri Trenggono
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Menteri KKP, Wahyu Sakti Trenggono, pingsan saat memimpin upacara persemayaman korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Menteri KKP Trenggono Pingsan saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar itu pesawat patroli KKP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Indonesia
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada pilot untuk melakukan koreksi posisi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Indonesia
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan membenarkan pesawat jATR 42-500 milik IAT yang hilang kontak di Maros merupakan pesawat patroli mereka.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Indonesia
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
KKP akan tetap mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai izin dan tidak merugikan masyarakat pesisir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan
Indonesia
KKP: Tanggul Laut Beton Proyek Reklamasi KCN Sudah Kantongi Izin PKKPRL
Tanggul beton di perairan Cilincing sudah mengantongi izin resmi berupa persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (PKKPRL).
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
KKP: Tanggul Laut Beton Proyek Reklamasi KCN Sudah Kantongi Izin PKKPRL
Indonesia
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Hasil verifikasi KKP menemukan tanggul beton itu merupakan bagian dari proyek reklamasi pantai milik PT Karya Citra Nusantara (KCN).
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall
Bagikan