Mungkinkah Presiden Jokowi Dimakzulkan?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 28 Januari 2015
Mungkinkah Presiden Jokowi Dimakzulkan?

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
MerahPutih, Politik - Pemikir politik Indostrategi Andar Nubowo menilai ucapan politisi Senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon terkait wacana penggulingan Presiden Joko Widodo adalah sebagai upaya uji coba (testing the water) kepada kelompok-kelompok yang berniat menjatuhkan Presiden Joko Widodo. 
 
"Saya melihat hal tersebut sebagai upaya memancing pihak-pihak yang berniat menjatuhkan atau memakzulkan  Presiden Joko Widodo agar keluar dari sarangnya," kata Andar saat dihubungi merahputih.com, Jakarta, Selasa (27/1). 
 
Lebih lanjut Andar menjelaskan ditengah situasi politik yang semakin panas terkait perseteruan keras antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri tentu saja ada pihak-pihak yang mencoba bermain di air keruh. 
 
"Mungkin ucapan tersebut juga ditujukan kepada Koalisi Merah Putih. Jika mereka terpancing dan berniat melakukan penggulingan terhadap Jokowi maka akan terjadi blunder politik. Dan hal inilah yang sedang ditunggu PDIP, siapa yang akan manfaatkan kekisruhan politik ini," sambung Andar. 
 
Andar yang juga dosen Ilmu Politik di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) menambahkan alasan lain yang membuat legislator asal daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III berkata demikian adalah kekecewaan personal terhadap Presiden Joko Widodo. 
 
Sebagai salah seorang politisi senior di partai politik berlambang banteng dengan moncong putih tentu saja Effendi kecewa dengan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak memasukkan namanya sebagai salah satu menteri dalam Kabinet kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla. 
 
"Saya melihat ada juga kekecewaan pribadi dari Effendi Simbolon," tandasnya. (bhd)
 
#KPK Vs Polri #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan