Michael Essien Meninggalkan Luka di Panathinaikos Michael Essien (kanan) dan Pelatih Djajang Nurdjaman. (Twitter @persib)

Persib Bandung resmi menggaet Michael Essien, 34, dari Panathinaikos. Sejatinya kontrak pemain berkebangsaan Ghana itu baru akan berakhir musim depan, tapi apa lacur hubungan Essien dengan manajemen klub Yunani itu tidak harmonis.

Essien dikontrak Panathinaikos sejak Juni 2015. Mantan pemain AC MIlan itu menjadi pemain termahal yang dibayar 800.000 Euro setara Rp11,4 miliar per musim. Tapi, ia kerap didera cedera. Alhasil, kurun 28 November 2015 hingga 19 Maret 2016, Essien hanya tampil 15 kali, di mana 13 di antaranya sebagai starter.

Lantaran itu, manajemen Panathinaikos memecatnya pada musim panas 2016 padahal semestinya Essien dikontrak untuk dua musim.

Essien pun menyewa pengacara asal Yunani, Lina dan Aspa Souloukou untuk menuntut gajinya yang belum dibayar selama 6 bulan, sekira 651.000 Euro atau setara Rp9,2 miliar. Essien membawa kasus ini ke Otoritas Sepak bola Yunani.

Tapi, pihak manajemen Panathinaikos membantah semua tudingan Essien, melalui pengacaranya.

"Dia datang ke sini, kemudian pergi, dan lalu menuntut kami pada saat ini. Dari 45 laga, dia hanya bermain 17 kali," ucap pengacara klub, John Carmona, seperti dilansir dari www.ghanaweb.com, seraya menambahkan kata 'harus membayar' dari pihak Essien tidak dibisa diterima.

Kini, otoritas sepak bola Yunani masih menangani kasus Essien ini.

Untuk membaca berita lain tentang Michael Essien baca juga: Michael Essien Resmi Berkostum Persib


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE