Menyusuri Keindahan Anak Gunung Krakatau

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 31 Januari 2016
Menyusuri Keindahan Anak Gunung Krakatau

Anak gunung Krakatau Foto: Instagram @giasara.giasara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Krakatau adalah salah satu gunung api paling terkenal di Indonesia, tapi Karakatau hilang akibat letusannya sendiri yang maha dasyat pada Agustus 1883.

Akibat letusan gunung Krakatau, terbentuklau kepulauan vulkanik di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra, saat itulah terbentuk Anak Gunung Krakatau.

Anak Gunung Krakatau terbentuk pada tahun 1927 sekitar 40 tahun setelah Gunung Krakatau meletus. Anak Gunung Krakatau ini muncul dari kawasan kaledra purba Gunung Krakatau yang masih aktif dan terus bertambah tinggi.

Kecepatan pertumbuhan tinggi Anak Gunung Krakatau sekitar 20 inci setiap bulannya, setiap tahun gunung ini bertambah tinggi 20 kaki dan lebih lebar sekitar 40 kaki.

Krakatau

  @RegramTime :@ahmad.ridho . Hijaumu seakan menutupi sejarahmu. Apa yang berada dibenak anda bila mendengar kata ? Pastinya langsung terbesit mengenai letusan maha dahsyat yang terjadi pada tahun 1883 di selat sunda. Ada suara guntur yang menggelegar berasal dari Gunung Batuwara. Ada pula goncangan bumi yang menakutkan, kegelapan total, petir dan kilat. Kemudian datanglah badai angin dan hujan yang mengerikan dan seluruh badai menggelapkan seluruh dunia. Sebuah banjir besar datang dari Gunung Batuwara dan mengalir ke timur menuju Gunung Kamula…. Ketika air menenggelamkannya, pulau Jawa terpisah menjadi dua, menciptakan pulau Sumatera Semalam berada disana ternyata tidak begitu menakutkan seperti sejarahnya, seakan tertutupi oleh keindahan yang disungguhkannya, hijau pinus dikaki gunung, kabut tipis nan sejuk, surya muncul dengan malu malu, menghangatkan tubuh menyejukkan fikiran. #AnakKrakatau #krakatau #lampung #beautifulsiger - - - - - - Thx share for @bandarlampungku and keep tag #beautifulsiger ! A photo posted by Bumi Digital Lampung (BDL) (@bandarlampungku) on Jun 29, 2015 at 10:54pm PDT

Saat ini ketinggian Anak Gunung Krakatau mencapai 230m di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau Sebelumnya memiliki tinggi sekitar 813m dari permukaan laut.

Butuh waktu sekitar 20 menit untuk mencapai puncak Anak Gunung Krakatau, treknya pun agak curam dan berdebu. Tapi jika sudah ada di puncak, Anda akan dimanjakan dengan keindahan pulau Jawa dan Sumatera dari ketinggian 230 meter.

 

dirgahayu HUT RI indonesia #17agustus #hutRI #krakatau #indonesia ????????????????????????????????????????????????????

A photo posted by Dina Suriendy (@suriendyna) on

Selain mendaki, di kawasan ini Anda juga bisa melakukan aktivitas lain seperti, snorkeling dan diving di laut sekitar Gunung Anak Krakatau. Kondisi laut di sekitar gunung yang relatif tenang memang memungkinkan traveler untuk menyegarkan diri usai mendaki Anak Krakatau.

Tak sedik juga dari para pengunjung yang mendirikan kemah dan berkemping di kaki gunung, tapi jika kondisi gunung sedang berbahaya diharapkan agar tidak datang ke sana yah.

Untuk mencapai kawasan ini Anda berangkat menuju Kalianda di Lampung Selatan dengan terlebih dulu menaiki kapal Ferry dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Dari Kalianda Anda dapat menyeberang ke Pulau Sebesi melalui Dermaga Canti, lalu melanjutkan perjalanan dengan menyewa perahu nelayan untuk menyeberang ke Pulau Gunung Anak Krakatau.

Wah seru yah, yuk liburan ke Anak Gunung Krakatau.

BACA JUGA:

  1. Kecantikan Puteri Samudera di Pantai Watu Karang Pacitan
  2. Sayur Kalakan, Kuliner Pacitan yang Wajib Dicoba!
  3. Pantai Teleng Ria, Alternatif Wisata Pacitan Jatim
  4. Cucu Ketiga SBY Lahir Tepat di Hari Kesaktian Pancasila
  5. SBY Rayakan Kemerdekaan RI di Kampung Halaman
#Anak Gunung Krakatau Banten #Wisata Pulau Di Banten #Wisata Di Banten #Wisata Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Anak Krakatau memasuki episode erupsi Strombolian. Kenali karakter erupsi Hawaii, Strombolian, Vulkanian, dan Peléan serta skala VEI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Indonesia
Mengenal Letusan Strombolian di Gunung Anak Krakatau, Erupsi Kecil Tapi Bisa Bertahun-tahun
Gunung Anak Krakatau kembali memasuki fase letusan strombolian. Kenali ciri-ciri erupsi berenergi rendah dengan lontaran lava pijar ini berdasarkan penjelasan ahli dari Badan Geologi
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Mengenal Letusan Strombolian di Gunung Anak Krakatau, Erupsi Kecil Tapi Bisa Bertahun-tahun
Indonesia
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
PVMBG menetapkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Ini Tipe Masker Yang Direkomendasikan Hindari Paparan Abu Vulkanik
Indonesia
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbelah Jadi 2 Klaster, Benarkah Ada Potensi Tsunami?
Kabar terbaru erupsi Gunung Anak Krakatau! Sebaran abu vulkanik mengepung Jakarta dan Banten hingga memicu penutupan Bandara Soetta dan Halim. Cek info BMKG dan status tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbelah Jadi 2 Klaster, Benarkah Ada Potensi Tsunami?
Indonesia
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Pemkab Tangerang mewajibkan TK hingga SMP melaksanakan PJJ 7–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau. SMA tetap masuk normal.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Indonesia
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Sejumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta mendapat pemeriksaan kesehatan, masker, vitamin, makanan dan minuman di tengah delay penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Fun
Menelusuri Jakarta Premium Outlets, Ruang Belanja Baru yang Mengusung Keberlanjutan dan Inklusi
Jakarta Premium Outlets tidak hanya menjadi surga belanja bagi para pencinta fashion, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi belanja kelas dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
Menelusuri Jakarta Premium Outlets, Ruang Belanja Baru yang Mengusung Keberlanjutan dan Inklusi
Fun
4 Pariwisata Bahari di Pulau Enggano, Wajib Masuk Bucket List Traveling
Pulau Enggano memiliki berbagai wisata alam hingga bahari yang layak diacungi jempol karena keasliannya yang terjaga.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Juni 2025
4 Pariwisata Bahari di Pulau Enggano, Wajib Masuk Bucket List Traveling
Travel
Monumen Kapal Lampulo, Saksi Bisu Dahsyathya Tsunami Aceh
Monumen Kapal Lampulo menjadi ikon sekaligus pariwisata edukatif terkait bencana tsunami Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Desember 2024
Monumen Kapal Lampulo, Saksi Bisu Dahsyathya Tsunami Aceh
Bagikan