Menundukkan Medan 70 derajat, Demi Awan Di Bawah Puncak Cikuray

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 28 November 2016
Menundukkan Medan 70 derajat, Demi Awan Di Bawah Puncak Cikuray

Komunitas 5 Menit di puncak Cikuray dengan pemandangan indah. (Foto : merahputih.com/Tasdik Garut)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Inilah salah satu primadona para pendaki gunung di Jawa Barat.  Mendaki puncak Gunung Cikuray di Kabupaten Garut.

Gunung dengan ketinggian 2.821 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL) itu ternyata memiliki keindahan pemandangan yang sulit dicari duanya.

Saat mencapai puncak Cikuray, tengah malam dengan kondisi cerah, semua kelelahan dan masalah ketika mendaki, langsung terbayar lunas.    

Ketua Komunitas 5 (lima) menit  Risky Ahmad Bahtiar, Mahasiswa FIKOM Universitas Garut, mengatakan pendakian melalui trek Komplek Pemancar Kaki gunung Cikuray,  memakan waktu sekitar sembilan jam.

Menurut Risky yang sudah beberapa kali ke puncak Cikuray menyarankan, jika ingin mendaki,  waktu pemberangkatan terbaik adalah sore hari mulai pukul 15.00 WIB. Tetapi pendaki harus waspada karena saat sore hari cenderung terjadi cuaca ekstrim yang bisa mengancam keamanan para pendaki.

" Ya, sore hari tantangan kita adalah cuaca ekstrim, tetapi memang harus dilakukan agar target mengejar suasana malam di puncak Gunung Cikurai  bisa tercapai," jelas Risky pada merahputih.com, Senin (28 Nov).

Pendaki juga harus menyiapkan fisik yang kuat, agar bisa berkompromi dengan medan daki yang memiliki kemiringan sekitar 70 derajat. Apalagi suhu udara bisa mencapai 15 derajat celcius (satu derajat di bawah standar suhu AC terendah). Dalam kondisi normal para pendaki bisa tiba di puncak Cikuray sekitar pukul 23.00 WIB.

 

Komunitas 5 Menit mejeng di puncak Cikuray setelah matahari terbit. Terlihat awan di belakang dan bawah mereka. (Foto : merahputih.com/Tasdik Garut)

"Kita ngecamp di sana sambil beristirahat sekaligus menikmati pemandangan indah dari puncak Cikuray, " seru pemuda berusia 21 tahun itu.

Risky mengingatkan agar tidak melewatkan pemandangan negeri di atas awan, yang biasanya hanya berlangsung beberapa jam saja di pagi hari. Pemandangan spektakuler, melihat awan berada di bawah sementara keberadaan puncak Cikuray mulai tersinari mentari pagi.

"Inilah angan-angan para pendaki gunung mencapai puncak Cikuray, agar bisa menyaksikan pemandangan indah negeri di atas awan, " ucapnya.

Diakui Rizky, dia dan teman-temannya sudah beberapa kali melakukan pendakian tetapi gagal menikmati keindahan malam dan pagi di puncak Cikuray karena cuaca buruk.

"Baru pendakian ini, kami bisa mengambil momen indahnya puncak Cikuray, " terang Rizky sambil tersenyum. (Tasdik Garut/dsyamil)

#Pendaki Gunung
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kondisi udara dingin pada malam hingga pagi hari menandakan wilayah NTB memasuki musim kemarau
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Suhu Ekstrem Gunung Rinjani Menusuk Tulang, Bahaya Hipotermia Mengintai Pendaki
Indonesia
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Bandung, Bukan Kegiatan Kampus
Indonesia
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih fluktuatif.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus, 3 Pendaki Masih Dicari
Indonesia
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus, masih belum ditemukan. Operasi pencarian pun diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Indonesia
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Warga Gelar Salat Istianah
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang hingga kini belum ditemukan. Warga hingga relawan pun menggelar salat istianah.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Warga Gelar Salat Istianah
Indonesia
Belum Ada Hasil, Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang 3 Hari
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang Gunung Lawu belum ditemukan. Pencarian pun diperpanjang hingga tiga hari ke depan.
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
Belum Ada Hasil, Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang 3 Hari
Indonesia
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Sampai hari keempat pencarian pendaki hilang belum ditemukan. Faktor cuaca jadi kendala pencarian.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Indonesia
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Pendaki asal Karanganyar dilaporkan hilang di Gunung Lawu, Minggu (18/1). Jalur Bukit Mongkrang pun ditutup sementara.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Indonesia
Hilang Sejak 27 Desember 2025, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Ditemukan Meninggal Dunia
Pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak akhir Desember 2025, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Hilang Sejak 27 Desember 2025, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Ditemukan Meninggal Dunia
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Bagikan