Menkopolhukam: Kita Hadapi Rakyat Sendiri, Persuasif Tapi Tegas Menkopolhukam Wiranto bersama Panglima TNI dan Kapolri di Jakarta, Selasa (18/4). (Foto Biro Pers Setpres)

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto yakin aparat TNI, Polri, dan Linmas di setiap TPS dapat melindungi dan mengamankan jalannya proses pencoblosan hingga penghitungan suara saat Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.

"Ingat bahwa kita bukan hadapi musuh, tapi kita hadapi rakyat sendiri. Karena itu perilaku kita jaga, persuasif, edukatif, tapi tegas kalau sudah menyangkut pelanggaran hukum. Tegas setegas-tegasnya, hukum harus ditegakkan dengan baik," kata Wiranto di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4).

Wiranto berharap kepada masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dengan tertib dan aman saat berada di TPS.

Untuk masyarakat di luar DKI yang tak punya hak pilih diimbau untuk tidak datang ke Jakarta. Pasalnya, sudah ada maklumat dari Polda Metro Jaya tentang tindakan tegas bagi siapa pun yang melakukan intimidasi dan pengerahan massa ke Jakarta pada Rabu besok.

"Agar pelaksanaan Pilkada bisa dirawat, dijaga, dan menjadi kebanggaan kita dan kehormatan bangsa," tandasnya.

Dalam pengamanan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua, sekitar 62.000 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur Linmas dikerahkan. Puluhan ribu personel itu akan disebar di 13.032 TPS di seluruh Jakarta.

Bahkan Polri maupun TNI masih mempunyai personel cadangan sebanyak 10 ribu anggota di bawah kendali Mabes Polri dan 1.500 di bawah kendali Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya. (Ayp)

Baca berita terkait Wiranto lainnya di: Wiranto Harapkan TNI Dan Polri Jaga Keamanan Dan Kenyamanan Pilgub DKI Jakarta



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE