Menhan AS: Uji Peluru Kendali Upaya "Memancing" dari Korea Utara Kendaraan militer membawa rudal dengan huruf bertuliskan "Pukkuksong" dalam parade militer memperingati 105 tahun pendiri Korea Utara, Kim Il Sung. (ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA)

Uji peluru kendali Korea Utara pada akhir pekan lalu merupakan upaya untuk "memancing" sesuatu. Demikian kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis, Selasa (18/4). Dan, AS berjanji akan bekerja sama dengan Tiongkok untuk mengurangi ketegangan.

Presiden AS Donald Trump mengambil langkah keras terhadap pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang menolak peringatan Tiongkok dan melanjutkan program nuklir dan peluru kendali, yang menurut Washington dan negara lain sebagai ancaman langsung.

Pada Sabtu (15/4) lalu, Korea Utara melakukan peluncuran peluru kendali. Pentagon menganggap peluncuran itu gagal karena meledak dengan segera seusai diluncurkan.

Saat berbicara kepada wartawan dalam perjalanan ke Timur Tengah, Mattis mengatakan bahwa meski uji terbaru itu tidak menggunakan peluru kendali balistik antarbenua, tapi tetap merupakan tindakan sembarangan.

"Ini menunjukkan mengapa kami bekerja sangat erat dengan Tiongkok sekarang, untuk mencoba mengendalikan situasi ini dan bertujuan untuk pelucutan senjata nuklir di semenanjung Korea," kata Mattis menerangkan.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE