Mengungkap Siapa Sosok Pendekar Cisadane Mimi Ch, pengarang Pendekar Cisadane, (merahputih.com)

Untuk masyarakat Tangerang, pasti sudah sangat familier dengan nama Pendekar Cisadane. Karena sebutan ini sebagai julukan dari tim sepak bola Persita.

Namun di balik populernya nama Pendekar Cisadane sebagai julukan untuk tim sepak bola kebanggan masyarakat Tangerang, ada cerita lain tentang sosok sebutan Pendekar Cisadane ini.

Salah seorang penulis novel, Mimy Chaitamy Al Bantani atau lebih dikenal dengan Mimi Ch, adalah orang yang paling mengetahui sosok Pendekar Cisadane ini. Karena, pendekar yang saat ini populer sebagai julukan tim sepak bola Persita ini adalah sosok 'imajiner' dalam salah satu judul bukunya.

Kepada merahputih.com, Mimi Ch mengaku, ide munculnya tokoh Pendekar Cisadane ini terinsiprasi oleh cerita dari kakek dan neneknya jika pada zaman penjajah Belanda, atau sekitar tahun 1930-an, yang mengatakan ada seorang jawara bernama Surya di daerah Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Jawara bernama Surya itu ke mana-mana selalu membawa golok, dan memiliki ilmu kanuragan seperti jawara-jawara kebanyakan.

Dari cerita itulah, Mimi Ch mencoba untuk berimajinasi, dan menggambarkan sosok Surya ini sebagai seorang ksatria seperti Si Pitung, atau tokoh-tokoh arif dalam cerita dunia kependekaran.

Kehebatan dan ketangguhan Pendekar Cisadane ini sendiri hanyalah rekayasa dari ide Mimi Ch untuk menarik pembaca, sekaligus mengenalkan salah satu sungai terbesar dan menjadi identitas Tangerang kala itu.

"Padahal Pendekar Cisadane itu bukan tokoh imajiner, rekaan, dan fiktif juga bukan tokoh dalam cerita-ceritra legenda seperti Sangkuriang di Jawa Barat. Namun demikian Pendekar Cisadane itu manusia konkret, ada dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tangerang pada zaman Belanda dulu, atau zaman sebelum kemerdekaan," beber Mimi Ch.

Ide nama Pendekar Cisadane sendiri, menurut Mimi Ch, diambil dari salah satu nama sungai paling besar di wilayah Tangerang, yaitu Sungai Cisadane. Jadi, dalam novel Pendekar Cisadane ini merupakan karya imajiner yang memadukan kultur masyarakat Tangerang yang kala itu dikenal sebagai salah satu daerah kejawaraan, serta memperkenalkan sungai sebagai identitas kebanggan masyarakat Tangerang.

"Sampai sekarang, manyak orang yang belum tahu Pendekar Cisadane itu,” katanya.



Widi Hatmoko

YOU MAY ALSO LIKE