Menaker: Kinerja Pengawasan dan Pengujian K3 Jangan Seperti Bajaj

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 14 Januari 2015
Menaker: Kinerja Pengawasan dan Pengujian K3 Jangan Seperti Bajaj

Hanif Dhakiri ingin mengkatkan pengawasan pada Kemenaker (Sumber Foto: Twitter @hanifdhakiri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Badan Kepegawaian Negara tanda tangani nota kesepahaman tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Menpan dan Reformasi Birokrasi No.36 /2014 berkaitan dengan dua jabatan fungsional K3, yaitu pengawasan dan pengujian.

Menaker berharap, dua pejabat fungsional tersebut bekerja secara cepat. "Saya pingin pengawas ambil peranan penting dalam kebijakan ketenagakerjaan. Saya minta jangan seperti bajaj," kata Menaker Hanif Dhakiri dalam pidatonya membuka seminar nasional tentang 'Kesehatan dan Keselama Kerja', di kantor Kemenaker, Jakarta, Selasa (13/1).

BACA JUGA: Fitra Tuding Menteri ESDM Biang Kerok Dibalik Kenaikan Harga Elpiji

Saat ini, kata Hanif, baru ada sekira 1700an pengawas. Dengan demikian masih terdapat kekurangan sekira 2000 pengawas.

Hanif mengaku, saat ini pihaknya tengah mencari terobosan dengan mendorong masyarat terutama yang bergelut di bidang industri berperilaku sehat dan selamat di semua tempat dan kegiatan. Yang paling penting adalah mendorong pimpinan perusahaan agar menunjukkan komitmennya terhadap implementasi dari K3.

"Di Eropa dan Amerika angka kecelakaan kerja volumenya tinggi dibanding Indonesia. Tapi kalau masuk data kecelakaan kerja yang berakibat kematian Indonesia lebih tinggi," kata politisi PKB ini.

Dia menambahkan ada 6 komponen penting dalam penerapan K3. Yaitu, regulasi, managemen, pelaksanaan, aparatur pengawas dan budaya masyarakat. (mad)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

PPP Akan Ikuti Keputusan Komisi III Soal Calon Kapolri Komjen Budi Gunawan

Boni Hargens: Budi Gunawan Figur Pilihan Bandit di Sekitar Jokowi

 

#Menteri Tenaga Kerja #Tenaga Kerja #Kemenaker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
30 Persen Peserta Magang Nasional Lanjut Bekerja di Tempat Magang
Kemnaker terus berupaya hadir untuk membantu semuanya, mulai dari pencari kerja, pekerja, hingga pekerja yang terkena PHK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
30 Persen Peserta Magang Nasional Lanjut Bekerja di Tempat Magang
Indonesia
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Keberanian tersebut cukup kontras dengan Generasi X.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Pemerintah berjanji segera mengambil keputusan agar pasokan gas bagi sektor industri kembali normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Bagikan