Melawan Lupa, Mengenang Inggit Garnasih

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 15 Februari 2015
Melawan Lupa, Mengenang Inggit Garnasih

Mengenang Inggit Garnasih (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Aktor Pantomime Wanggi Hoed bersama Pebiola Soulina Fitri memainkan repertoar "Melawan Lupa, Mengenang Inggit" pada kegiatan Hari Tanpa Kendaraan Bermotor di jalanan Dago Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/2).

Dengan mengambil tema 'Melawan Lupa, Mengenang Inggit' adalah sebuah kegiatan yang dilakukan para seniman untuk mengenang jasa Inggit Garnasih kepada Presiden Soekarno. Acara tersebut juga dimaksudkan untuk mengenang kelahiran Inggit pada tanggal 17 Februari.

Lantas siapakah Inggit Garnasih? Inggit Garnasih adalah isteri kedua Presiden Soekarno yang lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 17 Februari tahun 1888 dan meninggal pada 13 April tahun 1984.

Perkenalan Inggit dengan Presiden Soekarno terjadi pada awal tahun 1920, kala itu Soekarno adalah anak kos yang tinggal di rumah kos milik Inggit. Kala itu Soekarno sendiri sudah mempunyai seorang isteri bernama Siti Oetari yang juga anak kandung H.O.S. Cokroaminoto.

Namun demikian Soekarno menilai Oetari masih terlalu hijau dan memiliki sifat pemalu. Akhirnya Soekarno mengembalikan Oetari kepada kedua orang tuanya. Inggit sendiri sudah mempunyai seorang suami bernama haji Sanoesi.

Usai bercerai dengan Oetari, Soekarno memberanikan diri berbicara dengan Sanoesi untuk meminang Inggit sebagai isterinya. Kemudian pada tanggal 24 Maret 1923 Soekarno melangsungkan pernikahan dengan Inggit Pernikahan mereka dikukuhkan dengan Soerat Keterangan Kawin No. 1138 tertanggal 24 Maret 1923, bermaterai 15 sen, dan berbahasa Sunda.

Bersama Inggit Soekarno banyak melawati suka duka dalam dunia perjuangan dan revolusi. Ketika Soekarno berada di penjara Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat Inggit selalu menemani perjuangan sang Putra Fajar.

Saat Soekarno kehabisan amunisi untuk berjuang, Inggit bersama dengan anak angkatnya Ratna Juami berjualan rokok kretek. Soekarno sendiri menitipkan pesan-pesan revolusioner dalam bungkusan rokok kretek yang dijual Inggit. Sebaliknya uang hasil penjualan rokok digunakan untuk kepentingan meraih kemerdekaan Indonesia.

Inggit garnasih juga terus mendampingi Soekarno, saat diasingkan ke Bengkulu dengan setia Inggit menemani Soekarno. Namun sayang, untung tak dapat diraih, mujur tidak dapat ditolak pernikahan Inggit dengan Soekarno tidak dikarunia anak.

Kemudian pada tahun 1942 Inggit bercerai dengan Soekarno. Setahun berikutnya Soekarno menikah dengan Fatmawati. (bhd)

#Presiden Soekarno #Seniman #Pebiola Soulina Fitri #Wanggi Hoed #Mengenang Inggit Garnasih #Inggit Garnasih
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
ShowBiz
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman visual Marishka Soerkarna untuk merumuskan konsep artistik festival melalui pendekatan visual yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Synchronize Festival 2026 menggandeng seniman multidisiplin Marishka Soekarna untuk merancang identitas visual festival. Simak profil dan konsep visual yang diusung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar. Pameran ini mencatat 9.289 pengunjung di edisi perdana.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Lifestyle
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 digelar pada 5-8 Februari. Pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Art Jakarta 2025 menampilkan 75 galeri dari 16 negara. Nantinya, ada segmen unggulan di Art Jakarta 2025 yang tak boleh dilewatkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 September 2025
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Lifestyle
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Heineken menghadirkan pengalaman seru lewat Ahhhterwork. Pengalaman ini mengubah rasa lelah menjadi momen santai.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Bagikan