May Day, 1 Juta Buruh Bakal Turun Ke Jalan
Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Banten, Senin (27/4). (antara foto)
MerahPutih Nasional - Hampir 1 juta buruh dipastikan akan turun ke jalan untuk merayakan May Day pada 1 Mei 2015. Jutaan buruh dari 30 provinsi dan 250 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia akan turun ke jalan.
Demikian disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan persnya kepada redaksi, Selasa (28/4).
Khusus untuk DKI Jakarta Said menjelaskan bahwa akan ada 150 ribu buruh yang bakal turun ke jalan menyuarakan tuntutan dan aspirasi mereka. 150 ribu buruh tersebut adalah massa gabungan dari KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) dan beberapa elemen buruh lainnya. Aksi unjuk rasa akan dilakuka mulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 wib.
"Nantinya, aksi akan dilakukan dengan Long March dari HI menuju Istana Negara dan khusus massa KSPI, dengan jumlah hampir 100 ribu buruh nantinya pada jam 13.00 setelah dari Istana Negara akan bergerak menuju ke stadion GBK, Senayan, untuk merayakan May Day Fiesta dari Pukul 13.30 WIB - 17.00 WIB," demikian Said Iqbal. (bhd)
BACA JUGA:
Polri dan Buruh Sepakat di May Day Nanti Tidak Ada Aksi Anarkis
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Ratu Belanda Maxima Cek Kualitas Hidup Buruh Pabrik Tekstil
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah
Jelang Batas Terakhir Waktu Pengumuman UMP 2026, KSPI Ultimatum Kemenaker
Buruh Tolak Upah Minimum Naik Di Bawah Rp 100 Ribu
3 Opsi Buruh Terkait Kenaikan Upah Minumum
Promono Belum Putuskan Kenaikan UMP Jakarta 2025 Sesuai Kemauan Buruh Rp 6 Juta
Buruh Jakarta Minta Pramono Tetapkan UMP Rp 6 Juta Buat 2026
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota