Masih Ada Optimisme untuk Ahok-Djarot di Rumah Lembang Pendukung Ahok-Djarot di Rumah Lembang. (MP/John Abimanyu)

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3 DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dari pasangan calon gubernur DKI Jakarta Nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat berdasarkan hasil quick count (hitung cepat).

Hasil pantauan merahputih.com di Posko Kemenangan Ahok-Djarot Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, para relawan dan pendukung Ahok terlihat nampak lesu melihat hasil quick count.

Namun, sejumlah relawan masih optimistis menyatakan bahwa paslon nomor urut 2 masih bisa unggul.

Salah satunya, selaku relawan tim pemenangan Basuki-Djarot Cornelia Alexandra mengatakan, dirinya masih optimistis walaupun hasil itu menunjukkan Ahok-Djarot tertinggal dari pasangan nomor urut 3.

"Ini baru hitung cepat ya, jadi kita masih optimistis," ujar Cornelia di Rumah Lembang, Rabu (19/4).

Menurutnya, meski pasangan Ahok-Djarot kalah, dirinya tetap mendukung dan berharap siapa pun yang menang nanti tetap bekerja dengan baik.

"Harapan saya bila siapa pun yang menang nanti dalam pilkada bisa bekerja dengan baik dan amanah seperti apa yang diinginkan oleh warga Jakarta selama ini," tuturnya.

Hal senada disampaikan Sekjen Relawan Gelora Sahabat Ahok Widya Parlinata. Ia sangat optimistis Ahok tetap jadi gubernur DKI Jakarta. Ia masih menunggu hasil perhitungan suara resmi dari KPU.

"Ini baru perhitungan cepat sementara, bukan perhitungan resmi. Jadi kami masih menunggu hasil perhitungan resmi pukul 00.00 WIB itulah hari ini," jelasnya.

Widya menyesalkan terkait isu mobilisasi massa dari luar daerah untuk hadir ke Jakarta. Hal ini merugikan masyarakat Jakarta khususnya warga Tionghoa yang takut keluar rumah.

"Sangat disayangkan isu yang menyebar di masyarakat soal memobilisasi massa dari luar daerah Jakarta. Alasan ini membuat suasana mencengkam bagi warga Jakarta keturunan Tionghoa yang tidak mau keluar rumah karena merasa ketakutan," ucapnya.

Meski pihak kepolisian sudah menjamin keamanan, menurutnya, cara seperti sangat merugikan untuk pihaknya.

"Jelasnya hal ini merugikan paslon kita atas isu-isu tersebut," imbuhnya. (Abi)

Baca juga berita lain tentang Pilgub DKI Jakarta 2017 dalam artikel: Anies Enggan Komentari Hasil Hitung Cepat



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE