Luhut: Ganjil-Genap Mudik Diberlakukan Bulan Mei Luhut Binsar Pandjaitan saat rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Selasa (13/10). (MP/Rizki Fitrianto)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, wacana sistem ganjil-genap kendaraan roda empat di jalan tol untuk mengendalikan kepadatan arus mudik pada momentum Lebaran 2017 akan diputuskan Mei mendatang.

Ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Luhut mengatakan bahwa pemerintah saat ini telah mengkaji penerapan sistem tersebut.

"Lagi dipikirkan. Nanti Mei, pertengahan atau mulai (bulan) puasa (sudah bisa diputuskan)," kata Luhut seperti dikutip dari Antaranews di Jakarta, Kamis (20/4).

Menurut mantan Menko Polhukam itu, sistem ganjil-genap pada arus mudik akan mendisiplinkan pemudik dalam merencanakan perjalanan mudiknya.

Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan seperti kejadian di pintu tol Brebes Exit seperti pada 2016.

"Ada seperti Brexit kemarin, makanya ini kita kaji betul-betul. Meski belum diputuskan, pada umumnya dalam rapat tadi menyarankan perlu kita gunakan (sistem) itu," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya tengah mengkaji sistem ganjil-genap di jalan tol untuk mengendalikan kepadatasan arus mudik Lebaran 2017.

Meski demikian, Budi enggan menjelaskan lebih rinci mengenai wacana tersebut. Dia hanya menyebut kebijakan itu akan cukup efektif jika diterapkan karena kendaraan dengan nomor polisi ganjil hanya bisa lewat pada tanggal ganjil dan kendaraan nomor polisi genap hanya bisa lewat tol pada tanggal genap.



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE