Lebih Dari 10.000 Orang Malaysia Pergi ke Mars

Fadhli Fadhli - Jumat, 05 Desember 2014
Lebih Dari 10.000 Orang Malaysia Pergi ke Mars

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih News - National Aeronautics and Space Administration (NASA) memiliki misi ke Mars yang diatur untuk memulai keberangkatannya pada 07:05 ET (20:05 waktu setempat), di Petaling Jaya, Malaysia, kamis (4/12).

Menurut situs NASA, total 10.553 nama orang Malaysia menerima "boarding pass" untuk uji terbang Orion pada 4 Desember, menempatkan Malaysia sebagai salah satu dari 17 negara dalam daftar 231 lokasi yang mengirimkan nama peserta keberangkatan.

Sebuah mikrochip wafer berukuran 0,8 cm akan membawa total 1.379.961 nama di dalam Orion, yang akan melakukan perjalanan luar angkasa manusia terjauh dalam sejarah dengan pesawat ruang angkasa setelah lebih dari 40 tahun.

"Target diluncurkan dari Cape Canaveral Air Force Station pada Kamis (4/12). penerbangan pertama Orion diperkirakan akan dapat memvalidasi tahun studi dan tes yang dilakukan dalam terowongan angin NASA dan laboratorium aeronautika di seluruh bangsa." kata Jim Banke, Direktorat Riset Misi Penerbangan NASA.

Pertama-tama NASA akan menyelesaikan modul awak yang duduk di atas modul layanan di Neil Armstrong Operatoin dan memeriksa fasilitas di Kennedy Space Center di Florida.

Kapsul Orion tak berawak diharapkan dapat menyelesaikan dua orbit Bumi selama empatsetengah jam misinya pada ketinggian puncak 3.600 mil, sebelum kembali dan turun di Samudra Pasifik, di mana ia akan dipulihkan.

Penerbangan ini dirancang untuk menguji banyaknya unsur-unsur yang menimbulkan risiko terbesar bagi astronot dan akan memberikan data penting yang diperlukan untuk memperbaiki desain Orion. Data yang didapatkan juga akan digunakan untuk mengurangi risiko terhadap kru misi masa depan.

"Prakiraan cuaca terus menyerukan kondisi yang menguntungkan saat peluncuran dan tidak ada permasalahan teknis dilaporkan malam ini," seperti diungkapkan pada blog resmi nasa 4 Desember lalu.

Batas waktu untuk menerima data pribadi "boarding pass" pada uji terbang Orion ditutup pada Jumat, 31 Oktober lalu. Namun, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk dapat mengirimkan datanya melampaui 31 Oktober untuk dimasukkan pada uji penerbangan masa depan dan misi NASA ke Mars di masa depan.

#Malaysia #Internasional #Berita #News
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Hasil pemeriksaan menunjukkan MS positif mengonsumsi MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Indonesia
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
hasil pengamanan pilot ke Bareskrim Polri dan dilakukan tes urine dengan hasil mengejutkan bahawa yang bersangkutan positif menggunakan sabu, ekstasi (ineks), dan kokain. ​
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
ShowBiz
Moda Moody Siap Tur ke Indonesia, Rayakan Setahun Mini Album 'Rekam Jejak'
Band Malaysia Moda Moody akhirnya melanjutkan tur Indonesia setelah agenda sebelumnya tertunda. Perjalanan ini menjadi perayaan satu tahun mini album Rekam Jejak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Moda Moody Siap Tur ke Indonesia, Rayakan Setahun Mini Album 'Rekam Jejak'
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Bagikan