Kota Cirebon Siap Jadi Kawasan Metropolitan Ikon Cirebon sebagai Kota Udang (MP/Mauritz)

Cirebon merupakan salah satu kota tertua di dunia. Sejarah pun sudah membuktikan kota yang kini berusia 647 tahun tersebut. Sejak abad ke-14, Cirebon sudah mendunia. Bahkan, di abad ke-15, Cirebon sudah menjadi jalur sutera perdagangan dunia.

Pada abad ke-16, produk asal Cirebon sudah menembus pasar Benua Eropa. Hingga di abad ke-19, Cirebon didaulat menjadi kota pengekspor gula terbesar di dunia dengan memiliki 10 pabrik gula.

Mengamati perkembangan Cirebon sebagai salah satu kota tertua di Nusantara, Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat, meyakinkan, daerah ini sudah layak mempersiapkan diri sebagai kawasan metropolitan.

Menurutnya, pemerintah daerah di lima daerah yang berada di Wilayah Cirebon, harus terus menyiapkan beragam konsep yang memadai agar tak 'kaget' seperti Jakarta dan sekitarnya.

"Seluruh pihak harus terlibat dalam persiapan itu," ujarnya, Minggu (19/3).

Bahkan menurutnya, perdagangan tersebut masih berlangsung hingga kini. Dia menunjuk perdagangan Cirebon yang mengglobal dan berlaku hingga sekarang yakni ekspor rotan.

"Dibukanya tol Cipali, jalur kereta double track dan bandara Kertajati dua tahun mendatang itu harus dipersiapkan semenjak sekarang, terutama SDM nya, perkuat basis keilmuan dan keterampilan, terutama di SMK," katanya.

Karenanya, ia berharap tata ruang harus didesain sejak sekarang. Sebab, ke depan mau tidak mau Cirebon akan berkembang pesat.

"Sistem transportasinya pun harus dibangun, terutama ke wilayah sentral. Kalau bisa pusat perkantoran pemerintah Indonesia itu di Cirebon saja, karena di Jakarta sudah terlalu padat jadi tidak nyaman," ujarnya. (Mauritz)


Tags Artikel Ini

Selvi Purwanti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH