Kompolnas: Mengenai Wakapolri Masih Tunggu Wanjakti

Aang SunadjiAang Sunadji - Selasa, 07 April 2015
Kompolnas: Mengenai Wakapolri Masih Tunggu Wanjakti

Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti (kanan) memerhatikan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari terduga teroris. (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Dalam penetapan sebagai Wakil Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan saat ini masih menunggu terpilihnya Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri).

Kepala Kepolisian Nasional (Kompolnas), komisioner Syafriadi Cut Ali mengatakan, penetapan seseorang yang akan menjadi Wakapolri, hingga kini masih menunggu Kapolrinya.

"Apabila Kapolri sudah jadi dan kapolri akan melakukan Wanjakti , baru itu ditetapkan siapa yang diusulkan dan ditetapkan untuk menjadi Wakapolri," ungkap Wakil Ketua Kompolnas Syafriadi Cut Ali kepada wartawan Jakarta Selatan,(7/4).

Dengan dinamika yang ada apakah Kompolnas sudah siap-siap memberikan pandangan tentang Budi Gunawan yang semata menimbulkan persoalan?

Begini, legalitas secara undang-undang konstitusi kompolnas tidak punya kewenangan sampai kesana. Kompolnas itu kan tugasnya hanya mengusulkan, memberikan pertimbangan, dengan pertimbangan ini untuk mendukung pengangkatan Kapolrinya. (Baca: Pekan Ini Amat Mungkin Jokowi Lantik Budi Gunawan)

"Jadi kalau Wakapolri itu urusan Kapolri. Saya kira mau dikomentarkan apa ya, kan belum juga kan, kita juga belum tahu siapa-siapa mengenai nama-nama yang akan diusulkan untuk mencalonkan sebagai orang nomor dua didalam tubuh Polri ini kedepan," ungkapnya.

Komisioner Kompolnas, M Nasser juga menuturkan, jadi begini, menurut undang-undang minimal hal-hal yang mengatur jabatan Kapolri. Jadi jabatan dibawah kapolri belum menjadi dan Undang-undang sampai saat ini belum menjadi rana Kompolnas.

Selain itu ada juga Kabaharman jadi ada 4 masih memenuhi waktu. Yaitu milai dari angkatan 82 komjen Pol Dwi Prijanto, angkatan 83 Komjen POL Budi Gunawan, Angkatan 84 Komjen Pol Putu bayuseno, Komjen Pol Budi Waseso.ia kan sampai situ dan ini butuh mekanisme. itu mekanisime normatif,sudah ada di kepolisian ini. sekarang ada pertanyaan ini seolah-olah hanya skenario. begini kita kalau diperhadapkan dengan pelkiraan-perkiran estimasi seperti ini memang susah untuk berkomentar. tetapi orang yang bersepakat dengan pak Komjen Budi Gunawan bagus satu langkah lagi katanya.

"Kita hadapi dulu Kapolri, kapolri yang sangat penting saat ini, setelah ini baru dan jangan berhitung-hitung. (Baca: Gugatan Budi Gunawan Dikabulkan, Ini 3 Ekspresi Gembira Polisi)

Jadi ada berapa Jenderal yang masuk dalam Bursa Wakapolri?

"Saya tidak tahu dan saya hanya menghitung berdasarkan bintang tiga yang ada. Bintang tiga ada empat orang. dihitung sama dengan ada di luar ada 5 orang loh, tetapi saya pikir sekali lagi next fair tidak perlu, karena mekanisme saat ini adalah Kapolri secepatnya karena dilapangan membutuhkan kepemimpinan seorang Kapolri," tutupnya, (gms).

#Calon Kapolri #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Aang Sunadji

Coffee is a life
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Indonesia
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Polri telah menetapkan 113 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Indonesia
Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Ditangkap terkait dengan perkara dugaan percobaan pembunuhan terhadap Antonius Padang di Distrik Ilaga pada 2023.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
 Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Bagikan