KLHK Sebut Penyebab Bencana Garut Akibat Curah Hujan Tinggi
Foto: Twitter @NkAsmita
MerahPutih Nasional – Berbeda hal dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Dirjen Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung menyebutkan curah hujan tinggi menjadi penyebab banjir bandang yang terjadi di Garut, Jawa Barat.
Hilman menjelaskan bahwa selama tiga hari berturut-turut terjadi hujan tinggi di Pegunungan Papandayan sehingga bencana Garut tak dapat terelekkan dengan curah hujan mencapai 255 milimeter per hari.
"Kalau 0 sampai 55 milimeter per hari itu kecil, 55 sampai 100 itu sedang, di atas itu, tinggi," kata Hilman kepada merahputih.com, Jakarta, Jumat (23/9).
Karena itu, lanjut Hilman, bencana banjir bandang sangat besar kemungkinan terjadi. Meski demikian, Hilman pun tak menampik buruknya kondisi DAS Cimanuk dengan sedimentasi, juga sangat masih terjadi.
Mestinya, tambah Hilman, hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan pemulihan dan penanaman jenis tanaman berakar serabut di pesisir sungai.
"Tapi yang selama ini ditanam kebanyakan adalah jenis sayur-sayuran," tambah Hilman.
Menurutnya, Kementerian LHK sudah memiliki Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu sejak dua tahun lalu di kawasan Cimanuk. Sejak saat itu, pemerintah sudah melakukan pemulihan dengan cara penanaman pohon.
"Ada 24,3 juta hektare DAS yang kritis, kami akan minta itu untuk ditanami dengan tanaman yang membuat tanah menjadi keras, bukan akar tunggang, tapi serabut," tutup Hilman. (Ard)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
DPR Dukung Program Skala Besar Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Sumatra
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Wagub Aceh Desak Dana Perbaikan Rumah Pascabencana Segera Dicairkan
Kawasan Guci Tegal Dihantam Banjir Bandang
Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bentukan Prabowo Diharap Jadi Juru Selamat Korban Banjir Sumatra