Kemampuan Guru Perlu Terus Ditingkatkan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 01 Mei 2016
Kemampuan Guru Perlu Terus Ditingkatkan

Pameran karya seni guru se-Indonesia, di Plaza Insan Berprestasi Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud, Rabu (27/4). (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pemerintah harus membenahi sistem pendidikan saat ini. Bukan hanya pada regulasi, tetapi juga sumber daya manusia (SDM), terutama para tenaga guru di sekolah.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (SFSGI) Retno Listyarti mengatakan, selama ini tenaga guru tidak memiliki keahlian dalam mengatasi kekerasan yang terjadi di sekolah.

"Justru yang paling penting itu adalah melatih guru, jadi membangun mindset guru dari barbagai cara termasuk pelatihan. Seharusnya, pelatihan itu tidak sekedar bagaimana cara mengajar, melatih gurunya untuk melakukan pemetaan. Guru tersebut memiliki potensi di mana, kekurangannya di mana, dan itu harus dipetakan," ujar Retno saat dihubungi merahputih.com melalui sambungan telepon, Minggu (1/5).

Kedua, menurut Retno, guru harus dilatih sesuai dengan kebutuhan mereka. Selama ini, guru ini tidak berani tanya, dan pelatihannya hampir sama setiap tahunnya.

"Pelatihan yang dilakukan selama ini tidak ada keberlanjutan. Jadi mesti ada pemetaan antara guru yang sudah memiliki skill mumpuni mana yang belum ada. Selanjutnya, adanya keberlanjutan jadi ada tahapan-tahapan hingga jenjang yang lebih tinggi," terangnya.

Retno menjelaskan, seharusnya kemampuan guru seharus terus ditingkatkan agar menghasilkan guru yang berkualitas.

"Jadi, kalau menghasilkan guru berkualitas maka menghasilkan murid-murid yang berkualitas. Jadi semuanya tergantung pada guru, kalau gurunya kritis maka muridnya akan kritis juga," pungkasnya. (Abi)


BACA JUGA:

  1. Semboyan Hidup Ki Hajar
  2. Peninggalan Ki Hadjar Dewantara di Museum Taman Siswa
  3. Peristirahatan Terakhir Ki Hadjar Dewantara
  4. Seribu Harapan Anak-anak Betawi terhadap Budaya Daerah
  5. Lestarikan Budaya, Setu Babakan Gelar Acara Menari Bersama Seribu Anak
#Hardiknas 2016 #Guru
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Prabowo menyebut, telah terjadi aliran keluar kekayaan nasional atau outflow of national wealth sejak masa Orde Baru
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Ini Kata Presiden Prabowo Mengapa Gaji Guru Kecil
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Bagikan