Kantor Pengusaha Tisu Bodong Digeledah Polisi

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 05 Juni 2015
Kantor Pengusaha Tisu Bodong Digeledah Polisi

Novita Sari, salah satu korban penipuan pengusaha tissu bodong Kamal Tarachan di Polda Metro Jaya, Kamis (5/6). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Ruang usaha Kamal Tarachand, pengusaha tisu bodong di jalan Boulevard Raya Blok WE2, no 2B, Kelapa Gading, Jakarta Utara digeledah aparat kepolisian. Penggeledahan ini untuk mencari bukti baru sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa ditipu oleh Kamal.

"Kami lakukan penggeledahan di ruko (rumah toko) yang dijadikan kantor oleh tersangka di Jalan Boulevard Raya Blok. WE2. No. 2B Kel. Kelapa Gading Jakarta Utara," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Iqbal, Jakarta Selatan, Jumat (5/6).

Seperti diberitakan Merahputih.com, kasus ini bermula ketika KT melalui perusahaannya menawarkan investasi berupa iklan yang ada di bungkus tisu. Korban diiming-imingi keuntungan hingga miliaran Rupiah jika mau berinvestasi.

"Modusnya menawarkan investasi, iklan tisu dengan iming-iming per hari Rp200 ribu, dan hitungan hitungan menjadi ratusan juta kepada beberapa korban. Ada yang mentransfer langsung Rp10 juta, Rp300 juta, Rp500 juta bervariasi," kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan, korban tak hanya berada di Jakarta. Korban tersebar di provinsi besar seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kota Surabaya, Semarang, Boyolali dan daerah lainnya.

Salah satu kuasa hukum korban, Herdiyan Saksono mengungkapkan aksi KT dilakukan sejak setahun lalu. Menurutnya setoran awal minimal Rp1 juta, dan paling besar Rp513 juta.

"Total kerugian korban diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan miliar. Angka ini didapat dari akumulasi profit yang dijanjikan Kamal," kata dia.(gms)

BACA JUGA:

Ngaku Rugi Rp22 Miliar, Artis Rizal Djibran Laporkan Pengusaha Tisu ke Polisi 

Tipu Ribuan Orang, Kamal Tarachan Dipolisikan

 

#Kamal Tarachand #Penipuan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Indonesia
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap kasus penipuan haji non-prosedural. 550 calon jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 21,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Indonesia
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Total 18.500 nomor diblokir terkait penipuan, investasi fiktif, hingga judi online.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Indonesia
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
di Indonesia, satuan tugas antiscam yang dibentuk bersama Otoritas Jasa Keuangan mencatat kerugian dari penipuan daring mencapai Rp 9,1 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
Indonesia
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Modus penipuan lowongan kerja KAI kembali ramai. KAI Services pun angkat bicara soal rekrutmen tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Indonesia
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Modus penipuan berkedok paket hilang semakin marak di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Indonesia
Suster Natalia Bertemu Dirut BNI, Uang Rp 28 Miliar Milik Umat Paroki Aek Nabara akan Dikembalikan Full Besok
Dalam pertemuan tersebut, Suster Natalia mendapatkan kepastian bahwa seluruh uang gereja akan dikembalikan BNI.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Suster Natalia Bertemu Dirut BNI, Uang Rp 28 Miliar Milik Umat Paroki Aek Nabara akan Dikembalikan Full Besok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gibran Minta Rakyat yang Kesulitan Hubungi Dirinya, Langsung Dikasi Bantuan
Modus penipuan mengatasnamakan Gibran Rakabuming telah banyak beredar di berbagai media sosial.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gibran Minta Rakyat yang Kesulitan Hubungi Dirinya, Langsung Dikasi Bantuan
Indonesia
Kasus Pegawai KPK Gadungan Terbongkar, Pelaku Janjikan Bisa Atur Perkara
Kasus penangkapan empat orang yang mengaku sebagai KPK, kini telah terbongkar. Pelaku berjanji bisa mengurus perkara.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Kasus Pegawai KPK Gadungan Terbongkar, Pelaku Janjikan Bisa Atur Perkara
Indonesia
Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh
KCIC mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan KCIC dan layanan Whoosh.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh
Bagikan