Kalah dengan Swasta, Proyek Pembangunan PLN Kurang Dana

Fredy WansyahFredy Wansyah - Selasa, 07 April 2015
Kalah dengan Swasta, Proyek Pembangunan PLN Kurang Dana

Seorang petugas PLN memotong kabel jaringan listrik ketika pengosongan rumah di kawasan Stasiun Kemayoran, Jakarta, Senin (9/3). (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Dalam proyek pengadaan listrik, Perusahaan Listrik Nasional (PLN) hanya mendapat jatah 10.000 MW dari total target pembangunan 35.000 MW Independent Power Producer (IPP). Sementara sisanya, 25.000 MW, Pemerintah menyerahkan ke pihak swasta. (Baca: PLN Bantah Naikkan Tarif Dasar Listrik pada Bulan Mei)

Meski demikian, pihak PLN enggan mempermasalahkan pembagian tersebut. "Yang menjadi masalah itu bukan karena PLN tidak mampu membangun pembangkitnya, tapi karena PLN tidak ada pendanaannya," tutur Direktur Utama PLN di Gedung PLN, Jakarta, (7/4).

Lanjut Sofyan, status PLN sebagai BUMN menjadi pertimbangannya. Keuangannya, imbuh Sofyan, diawasi secara ketat, sehingga berbeda dengan swasta yang bisa begitu saja berinvestasi jika diprediksi investasinya menguntungkan. "Walau pembangkitnya dibangun IPP, jaringannya tetap dikuasai PLN," katanya. (Baca: Jokowi Targetkan Listrik Swasta Capai 21.000 MW Selama 2 Tahun)

Dana yang dibutuhkan untuk membangun kapasitas pembangkit sebesar itu sebesar Rp120 triliun. Namun, tahun ini, PLN baru mengantongi dana senilai Rp50 triliun. Meski demikian, PLN sudah mendapatkan kreditur lima bank asing yang ingin meminjamkan dana untuk proyek listrik tersebut, yakni World Bank, Asian Development Bank (ADB), Japan International Cooperation Agency (JICA), Agence Francaise de Development (AFD), dan Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW). Bahkan, guna menutupi kekurangan dana Rp70 triliun, PLN menginginkan adanya tambahan modal dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) serta pembebasan setoran deviden untuk tahun berjalan. (rfd)

#PLN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia membawa dampak positif bagi lingkungan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Berita
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Tarif listrik per kWh 24-31 Agustus 2026 tetap. Cek tarif listrik PLN terbaru untuk 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA hingga 6.600 VA ke atas.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Indonesia
Promo HUT Ke-81 RI, PLN Pangkas Biaya Tambah Daya Listrik hingga 50 Persen
PLN menghadirkan promo Merdeka Daya dengan diskon 50 persen biaya tambah daya listrik. Simak periode promo, contoh harga, dan syaratnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Promo HUT Ke-81 RI, PLN Pangkas Biaya Tambah Daya Listrik hingga 50 Persen
Indonesia
Wilayah Labuan Bajo dan Maumere Terimbas Pemadaman Listrik Dampak Gempa NTT
Berdasarkan data BMKG, gempa berkekuatan M7,0 - M7,7 dengan pusat 30 kilometer Timur Laut Mbay-Nagekeo-NTT pada kedalaman 10 Km dan telah dikeluarkan Peringatan Dini Tsunami.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Wilayah Labuan Bajo dan Maumere Terimbas Pemadaman Listrik Dampak Gempa NTT
Indonesia
Tarif Listrik PLN Agustus-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Cek Daftar Harga per kWh
Tarif listrik PLN selama Agustus-September 2026 dipastikan tidak naik. Hal ini menjadi kabar baik bagi pelanggan subsidi dan nonsubsidi.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Tarif Listrik PLN Agustus-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Cek Daftar Harga per kWh
Berita
Cek Tarif Listrik PLN Agustus 2026 per kWh, Berlaku hingga September
Tarif listrik PLN 10-16 Agustus 2026 tidak naik dan tetap berlaku hingga September. Simak daftar tarif listrik PLN per kWh terbaru.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Cek Tarif Listrik PLN Agustus 2026 per kWh, Berlaku hingga September
Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Indonesia
PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Jakarta dan Tangsel, 600 Ribu Pelanggan Terdampak
PLN mengungkapkan penyebab mati lampu di Jakarta dan Tangsel pada Senin (3/8) pagi. Hal itu dikarenakan ada gangguan transmisi.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Jakarta dan Tangsel, 600 Ribu Pelanggan Terdampak
Indonesia
Gardu Induk Gandul-Cirendeu Biang Keladi Listrik Jaksel-Tangsel Mati Pagi Tadi
Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan padam Senin pagi akibat gangguan jalur Gandul–Cirendeu. PLN pulihkan bertahap hingga normal pukul 07.00 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Gardu Induk Gandul-Cirendeu Biang Keladi Listrik Jaksel-Tangsel Mati Pagi Tadi
Indonesia
PLN Pastikan Listrik di Kawasan Cirendeu dan Sekitarnya Sudah Pulih Total
Petugas PLN langsung bergerak cepat di lapangan untuk mengamankan jaringan dan mengurai gangguan secara bertahap
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
PLN Pastikan Listrik di Kawasan Cirendeu dan Sekitarnya Sudah Pulih Total
Bagikan