Kakak Kim Jong Un Dibunuh Agen Perempuan Korut dengan Jarum Beracun Kim Jong Nam (kanan), kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jon Un. (screenshot CNN )

Kim Jong Nam, 40, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, meninggal dunia dalam perjalanan dari bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia ke rumah sakit di Putrajaya pada Senin (13/2) kemarin.

Kematian Jong Nam terbilang misterius, tersiar kabar dia dibunuh oleh dua agen perempuan Korea Utara dengan menggunakan jarum beracun. Sebelum kematiannya yang tragis, Jon Nam mengambil posisi berseberangan dengan sang adik.

Kedua agen perempuan itu kabur menggunakan taksi dan hingga kini masih misterius. Demikian laporan TV lokal TV Chosun.

"Sejauh ini belum ada tersangka. Kami langsung melakukan penyelidikan dan mencari kemungkinan untuk mendapat petunjuk," kata Kepala Departemen Investigasi Kriminal Selangor, Fadzil Ahmat kepada Reuters.

Fadzil Ahmat mengatakan, sebelum meninggal Jong Nam mengatakan ada seseorang yang menutupi wajahnya dan membekap kepalanya dari belakang. Setelah itu, Jong Nam merasa pusing dan minta pertolongan.

Putra tertua Kim Jong-Il dikenal playboy dan bertubuh gemuk. Jon Nam, yang tinggal di Macau, pernah berkicau mengenai keluarganya kepada penulis Yoji Gomi dalam bukunya "Ayahku, Kim Jong-Il dan Aku."

"Jong Nam menentang kebijakan ayahnya yang melakukan pengerahan kekuatan militer sebaai kebijakan dalam pembangunan dalam negerinya. Ia ingin melakukan reformasi ekonomi dan membuka pintu kepada dunia luar," ujar Yoji Gomi kepada CNN pada 2012.

Kim Jong Un diyakini sedang berupaya memperkuat kekuasaannya, di tengah tekanan dunia internasional terkait program nuklir dan misil yang dibangunnya.

Percobaan peluncuran misil Korut terakhir kali dilakukan pada hari Minggu (12/2) yang mengundang kecaman keras dari Dewan Keamanan PBB.



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH