Jubir HTI Sebut Pemerintah Bertele-tele Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto. (MP/Fadhli)

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto menilai proses pembubaran ormas HTI oleh pemerintah terbilang masih ragu-ragu.

Ia mengatakan bahwa pemerintah masih bingung lantaran UU yang akan digunakan untuk membubarkan salah satu ormas itu.

"Pemerintah kelihatannya bingung mau menempuh apa. UU ormas mereka terlalu lama, bertele-tele gitu, lalu ada wacana Perpu, tapi ditolak oleh pakar hukum. Bahkan ada yang mengusulkan Kepres malah kemudian diancam, kalau mengeluarkan Perpes bisa jalan pemakzulan. Berarti melanggar UU," katanya saat ditemui di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

Terkait hal itu, Ismail mengatakan masih mencermati langkah apa yang akan diambil pemerintah.

"Kita masih mencermati, di saat yang sama kita ke Komnas HAM, mengadu persoalan yang kita hadapi," ucapnya.

Ditanya wartawan, apakah sudah pernah bertemu pihak pemerintah, Ismail menjawab, belum.

"Enggak ada sama sekali tabayun," tandasnya. (Fdi)

Baca berita terkait pembubaran HTI lainnya di: Goenawan Mohamad: HTI Jangan Dilarang


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE