Jokowi dan PDIP Ibarat Sayur dan Garam
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (ketiga kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Antarafoto)
MerahPutih Politik - Relawan Jokowi dari Barisan Relawan Jokowi for President (Bara-JP), Viktor Sirait, kembali memuji Presiden Jokowi. Kata dia, Jokowi adalah reinkarnasi dari Soekarno, yang menjadi figur sentral dari sejarah perjalanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini memang pengusung utama Jokowi sebagai Capres berpasangan dengan Jusuf Kalla.
"Jokowi dan PDIP ibarat sayur dan garam. Ibu Mega telah berpihak pada sejarah. Ia tidak berpihak pada kepentingan sesaat," kata Viktor saat menjadi pembicara pada acara diksusi bertajuk "Benarkah Jokowi Boneka Megawati? Atau Megawati Yang Sebenarnya Dihancurkan oleh Mereka Yang Merusak Jokowi?" di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
BACA JUGA: Kader PDIP Cemburu ke Jokowi, Ini Jawaban Pramono Anung
Terkait tuduhan Jokowi menjadi presiden boneka, Viktor mengatakan, hal tersebut merupakan serangan politik yang berlebihan dari mereka yang tidak mengenal bagaimana pergerakan politik di dalam istana dan sekitara PDIP sebagai partai pengusung. Menurutnya, Jokowi adalah Presiden bangsa Indonesia yang hanya tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat. Oleh karena itu, Viktor menilai Megawati sebagai ibu bangsa yang telah berjasa membangun demokrasi di Indonesia.
Menurut Viktor, jika meyakini adanya dominasi Megawati dan PDIP terhadap Jokowi sama saja merendahkan posisi presiden secara pribadi. Menurutnya pemerintahan Jokowi-JK ini didukung oleh sejumlah partai, bukan hanya PDIP. Dalam konteks politik, berkompromi adalah keharusan. Dengan begitu, Jokowi berkompromi dengan partai koalisi tapi untuk kepentingan bangsa.
"Tidak ada yang bisa mengatur dan mengintervensi Jokowi kecuali kepentingan rakyat itu sendiri. Kalaupun ada kompromi dalam politik, semua didasarkan pada kegunaannya untuk kepentingan rakyat," katanya.
Seperti diketahui, Bara JP adalah relawan kali pertama mendorong Jokowi menjadi capres dan berpasangan dengan Jusuf Kalla. Jokowi-JK adalah pemenang pesta demokrasi nasional lima tahunan, mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. (hur)
BERITA LAINNYA:
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP