Joice Napitupulu: Butuh Waktu 3 Tahun untuk Bangun Jalur KA Bandara Soetta-Halim
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, memberi keterangan pers seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (4/3).(Foto: ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Merahputih Nasional - Banyaknya minat warga yang menggunakan jasa kereta api membuat pemerintah memastikan pembangunan trek kereta api ekspres yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta bisa dimulai tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mengkoneksikan akses dari tengah kota menuju bandara.
Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo sebelumnya pernah menyampaikan bahwa, "Pembangunan track kereta api untuk menggabungkan Soekarno Hatta ke tengah kota, lalu dari tengah kota ke Halim akan dimulai tahun ini." (Baca: Kereta Api Transportasi Paling Efektif Hindari Macet)
Adapun untuk total investasi yang dibutuhkan dalam pembangunan kereta cepat ini, diperkirakan mencapai Rp24 triliun. Pemerintah dan PT KAI sudah mendapatkan investor untuk membantu mewujudkan rencana ini.
Sementara Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Napitupulu yang ditemui tim merahputih.com di Jakarta menyampaikan, “Untuk track yang menuju langsung ke Bandara Soekarno-Hatta sudah dalam pembangunan, setidaknya butuh waktu tiga tahun untuk menyelesaikannya.”
“Tahun 2018 semoga masyarakat sudah bisa menuju bandara dengan menggunakan kereta api,” kata Joice. (Baca: (Baca: Ambarawa, Bukti Sejarah Kereta Api di Indonesia)
Selain membangun track kereta api menuju bandara pemerintah juga sedang membangun trek kereta api menuju pelabuhan. (cpy)
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Tiket Kereta Laris Saat Libur Isra Mikraj, Okupansi Tembus 53 Persen
KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing
Pencurian Baut Rel di Blitar, KAI: Ancaman Serius Keselamatan Penumpang
Data Dishub DKI Jakarta: Bus Sepi Saat Nataru 2025/2026, Kereta Api dan Angkutan Laut Jadi Favorit
KAI Catat Lonjakan Penumpang Nataru 2026: Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 112 Persen, Hampir 3,8 Juta Tiket Terjual
Malam Tahun Baru 2026, KAI Ubah Pola Operasi: 26 Kereta Tambah Berhenti di Jatinegara
Padat Penumpang Jelang Tahun Baru, KAI Daop 1 Dorong Perjalanan Ramah Lingkungan
KAI Pastikan Awak Kereta Bebas Narkoba Jelang Lonjakan Penumpang Nataru
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,5 Juta, Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk
Animo Mudik Nataru 2026 Tinggi, Surabaya-Malang-Yogyakarta Jadi Favorit Penumpang Kereta