Jejak Bambang Widjojanto Dalam Pilkada Kotawaringin Barat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 23 Januari 2015
Jejak Bambang Widjojanto Dalam Pilkada Kotawaringin Barat

Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Jumat 23 Januari 2015 Penyidik Bareskrim  Mabes polri menangkap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto. Bambang ditangkap saat mengantarkan anaknya pergi bersekolah ke sebuah Sekolah Dasar (SD) di kawasan Depok, Jawa Barat. 

Bambang ditangkap dua orang penyidik Bareskrim Mabes Polri yang mengenakan baju preman. Saat ditangkap polisi.  Bambang sedang mengemudikan mobilnya sendiri tanpa didampingi ajudannya. Bambang ditangkap sebagai tersangka dalam kasus pemberian keterangan palsu Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar)  Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terjadi pada tahun 2010 silam dan disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Sejumlah pihak mulai dari aktivis hukum, penggiat demokrasi dan pengamat politik menilai penangkapan Bambang oleh Polisi kental dengan muatan politis. Sejumlah elemen masyarakat sipil juga memberikan dukungan penuh kepada KPK atas ditangkapnya Wakil Ketua KPK oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri. 

Lalu, dimanakah peran Bambang saat terjadi PHPU sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada tahun 2010 lalu? 

Pada tanggal 5 Juni 2010 Pelaksanana Pilkada Kotawaringin Barat diikuti dua pasang kontestan yaitu H. Sugianto-H Eko Sumarso (SUKSES) dan Dr. Ujang Iskandar-Bambang Purwanto (UJI-BP). Selanjutnya pada tanggal 12 Juni 2010 Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat menetapkan pasangan SUKSES sebagai pemenang dengan raihan suara  67.199 suara sedangkan UJI-BP hanya memperoleh 55.281 suara. 

Pasangan UJI-BP tidak terima dengan keputusan KPUD setempat dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan UJI-BP menunjuk Bambang Widjojanto sebagai kuasa hukumnya. Sidang PHPU dihelat MK dan dipimpin Hakim Konstitusi Akil Mochtar. Lembaga peradilan tertinggi di tanag air memenangkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan kubu UJI-BP dengan kuasa hukumnya Bambang Widjojanto. 

Dalam gugatan yang diajukan ke MK, Bambang Widjojanto berdalih bahwa pasangan SUKSES melakukan praktek money politik (politik uang) dan intimidasi bagi warga Kotawaringin Barat. Kecurangan juga dilakukan secara sistematis oleh kubu SUKSES. Bambang menegaskan bahwa penyelenggara pemilu dan aparat keamanan sudah dibeli oleh Kubu SUKSES. 

Sesuai dengan amar putusan MK, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan UJI-BP. 

Sebaliknya kubu SUKSES menempuh jalur hukum dengan memperkarakan SK ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). PT TUN sendiri menganulir SK pengangkatan UJI-BP. Kasus terus berlangsung hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA). Pada tingkat MA, kasasi yang diajukan kubu SUKSES ditolak. 

Perseteruan antara kubu UJI-BP dan SUKSES terus berlanjut. Meski KPU pusat telah memerintahkan KPUD Provinsi dan KPUD Kabupaten untuk menjalankan amar putusan MK, namun masa pendukung SUKSES tidak bergeming dan tetap memberikan dukungan politik penuh kepada pasangan SUKSES. 

Pada tanggal 11 Agustus 2011, DPRD Kobar menolak SK Mendagri. DPRD Kobar mempertanyakan dasar untuk menyelenggarakan rapat paripurna istimewa yang agendanya akan melantik pasangan Uji-BP. Alasannya, Pimpinan DPRD Kobar melalui surat No. 170.172/2010, telah mengusulkan pasangan terpilih Sugianto sebagai Bupati Kobar, dan Eko Soemarno sebagai Wakil Bupti sesuai dengan berita acara Komisi Pemilihn Umum (KPU) Kobar. 

Selanjutnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tanggal 6 November 2011 memanggil  Mendagri Gamawan Fauzi dan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang membahas soal Sengketa Pilkada Kobar.

Massa pendukung SUKSES sendiri melakukan aksi unjuk rasa yang disertai dengan pembakaran kantor Bupati Kotawaringin Barat. Setelah melakukan konvoi keliling kota pada tanggal 29 Desember 2011, massa pendukung SUKSES  berhenti di depan rumah Jabatan Bupati jalan Pangeran Antasari dan membakarnya hingga habis.

Kemudian pada tanggal 30 Desember 2011 Mendagri Gamawan Fauzi tetap melantik Ujang Iskandar-Bambang Purwanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat 2011-2016. (BHD) 

 

#KPK Vs Polri #Polri #Penangkapan Bambang Widjojanto #Bambang Widjajanto Ditangkap #Bambang Widjajanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Indonesia
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Polri telah menetapkan 113 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Indonesia
Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Ditangkap terkait dengan perkara dugaan percobaan pembunuhan terhadap Antonius Padang di Distrik Ilaga pada 2023.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
 Polisi Temukan Simbol Bintang Kejora saat Penangkapan Anggota KKB Papua
Bagikan