ISIS Masuk Eropa Melalui Kapal Imigran?
Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). (Foto: Screenshot Youtube)
MerahPutih Timur Tengah - Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tampaknya bakal menjadi ancaman serius bagi Eropa. Bagaimana tidak, ISIS dikabarkan telah melebarkan jaringannya ke benua biru melalui jalur laut.
Menurut laporan BBC, penasihat pemerintah Lybia, Abdul Basit Haroun, mengatakan bahwa anggota ISIS telah diseludupkan melalui kapal-kapal imigran di sekitar Laut Tengah.
Tahun ini, PBB memprediksi kurang lebih sekitar 60.000 imigran berusaha menyebrangi laut. Haroun mengklaim bahwa ISIS telah melalukan negosiasi saat para imigran berlabuh ke bagian Afrika Utara yang dikuasai militan.
Pada negosiasi tersebut, ia menyebut jika ISIS telah mengizinkan para pemilik kapal untuk melanjutkan pekerjaan mereka namun dengan syarat setengah pendapatan mereka diberikan kepada ISIS.
Kepada BBC Radio 5 live Investigates, Haroun menjelaskan ISIS memanfaatkan kapa-kapal tersebut untuk mengirim anggotanya ke Eropa karena polisi Eropa tak bisa mendeteksi mana anggota ISIS mana imigran.
Baca Juga:
Akibat Cukur Jenggot, Sekelompok Pria Dipenjara ISIS
Al-Afri, Senior ISIS Paling Berpengaruh
Bagikan
Berita Terkait
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Makin Ketat, Melancong Ke Eropa Data Harus Dikirim Sebelum Tiba
Daftar 16 Negara Eropa Harus Berduel Hidup-Mati di Babak Play-off Piala Dunia, Ada Italia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS