Insan Pariwisata Yogyakarta Kuatkan Brand "Jogja Istimewa" Deskripsi: Tugu Yogyakarta (Foto: MerahPutih/Fredy)

Selama ini, Yogyakarta terkenal akan tagline "Jogja Istimewa". Tagline ini sebenarnya terkait dengan brand Yogyakarta akan pariwisatanya. Hanya saja, tagline tersebut dinilai belum optimal.

Guna menguatkan tagline tersebut, insan pariwisata bersama Kementerian Pariwisata tengah menyusun buku panduan promosi wisata Yogyakarta. Dengan buku tersebut, diharapkan pariwisata di setiap daerah dan kota Yogyakarta akan sejalan dan semakin kuat.

"Butuh kesamaan visi semua pihak untuk mengenalkan branding Jogja. Buku panduan promosi juga nantinya tidak akan menghilangkan branding yang ada," kata Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DI Yogyakarta Tavip Agus Rayanto, di Kota Baru, Kota Yogyakarta.

Tavip menjelaskan, belum adanya kesepahaman mengenai brand terssbut di tengah masyarakat dan instansi pemerintah. Menurutnya, di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemda DIY pun belum ada kesepahaman satu kata dalam branding Jogja. Dengan begitu, pembuatan naskah buku tersebut, diharapkan semua insan menerapkan logo dan tagline "Jogja Istimewa" di berbagai kesempatan.

Penguatan branding dilakukan bersama 100 insan pariwisata dalam kegiatan "Sosialisasi Branding Pesona Indonesia". Ke-100 orang tersebut merupakan perwakilan pelaku industri, jasa travel, hotel, pesawat, akademisi, dan perwakilan Dinas Pariwisata dari kabupaten dan kota.

Artikel ini berdasarkan liputan Fredy Wansyah, kontributor merahputih.com yang bertugas di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk mengikuti artikel lain tentang wisata di Yogyakarta, baca juga: Puncak Becici, Wisata Alam Tempat Selfie



Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH