Inilah Korban Bentrok Sopir Angkot dan Pengemudi Ojek Online di Tangerang Demo sopir agkot pasca bentrok dengan pengendara ojek online.(MP/Rizky Fitrianto)

Insiden bentrok antara pengendara ojek online dengan sopir angkot, Rabu (8/3), hingga malam tadi masih terus memanas. Namun sekitar pukul 19:30 malam tadi, para pengendara ojek online ini dikumpulkan di Lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang untuk mendapatkan pengarahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf. Achirudin, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, dan Kapolres Metro Tangerang.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya akan membuka Posko pengaduan bersama di Puspemkot Tangerang. Selain itu, pihaknya akan menanggung biaya pengobatan para korban, termasuk kendaraan yang rusak.

Arief juga berharap, semua pihak, baik dari kelompok ojek online maupun sopir angkot untuk bisa saling menahan diri. Ia juga meminta agar mereka tidak mudah terprovokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merahputih.com, korban dalam insiden bentrok tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Sari Asih, Jalan Imam Bonjol No 38 Kelurahan Sukajadi, Karawaci, Kota tangerang.

Ada empat orang korban, yang masing-masing adalah Muhamad Muhtar (35), warga Jalan Palem Raya RT. 01/08 No. 5 Kelurahan Batu Karang Utara Pesanggrahan Jakarta selelatan. Korban ditabrak di kawasan Kebon Nanas. Korban mengalami luka pada bagian kaki sebelah kiri dan memar di kepala; korban berikutnya adalah Eko suratmono (38) warga Jalan Wadasari I RT. 06/02 Pondok Betung, Pondok Aren Tangsel. Korban mengalami luka pada bagian jari; korban ke tiga adalah R. Nalis, warga Jalan H. Fai RT. 04/02 Depok. Korban mengalami luka pada bagian kaki; dan Ichwanul Jamil (22) warga Paku Jaya permai RT. 09/05 Kelurahan Paku Jaya Serpong, Tangsel. Korban mengalami luka pada bagian kepala, dan saat ini dalam kondisi koma.



Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH