Ini Kisah KRL dari Masa ke Masa

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 04 Maret 2015
Ini Kisah KRL dari Masa ke Masa

KRL dari Masa ke Masa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kereta Rel Listrik (KRL) merupakan kereta rel yang bergerak dengan sistem propulsi motor listrik.Kereta rel listrik di Indonesia, ditemukan di kawasan Jabotabek, merupakan kereta yang melayani para komuter. (Baca juga: Kereta Api Luar Biasa, Kereta Api Pertama Bung Karno)

Di masa Hindia Belanda, kereta rel listrik pertama kali digunakan untuk menghubungkan Batavia dengan Jatinegara atau Meester Cornelis pada tahun 1925. Pada waktu itu digunakan rangkaian kereta rel listrik sebanyak 2 kereta, yang bisa disambung menjadi 4 kereta. Kereta itu dibuat Werkspoor dan Heemaf Hengelo.

Pada tahun 1960-an kereta api bertenaga listrik sempat tidak digunakan selama beberapa lama karena kondisi mesin lokomotif dan kereta yang tidak memadai lagi. Pada tahun 1976, PJKA mulai mendatangkan sejumlah kereta rel listrik dari Jepang. Kereta rel listrik yang kini digunakan di Indonesia dibuat pada tahun 1976, 1978, 1983, 1984, 1986, 1987, 1994, 1996, 1997, 1998, 1999, 2000 dan 2001. Pada saat ini juga digunakan sejumlah kereta rel listrik yang merupakan hibah (hadiah) dari Pemerintah Kota Tokyo, dan sejumlah kereta yang dibeli bekas dari Jepang. (Baca juga: Kereta Api Merdeka Ataoe Mati dan Poliklinik, Kereta Perjuangan Indonesia)

Kereta rel listrik telah beroperasi sejak tahun 1976 melayani jalur-jalur Jakarta Kota ke Bekasi, Depok dan Bogor, Tangerang, dan Serpong, serta trayek melingkar dari Manggarai, Jatinegara, Pasar Senen, Kampung Bandan, Tanah Abang, ke Manggarai lagi dan sebaliknya.

Pada tahun 2008 dibentuk anak perusahaan PT KA, yakni PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). PT KCJ fokus pada pengoperasian jalur kereta listrik di wilayah Daerah Operasional (DAOP) 1 Jabotabek, yang memiliki 37 rute kereta yang melayani wilayah Jakarta Raya

PT KCJ memulai proyek modernisasi angkutan KRL pada tahun 2011. Pada masa ini juga dimulai penyederhanaan rute yang ada menjadi 5 rute utama, penghapusan KRL ekspress, penerapan gerbong khusus wanita, dan mengubah nama KRL ekonomi-AC menjadi Kereta Commuter. Proyek ini dilanjutkan dengan renovasi, penataan ulang, dan sterilisasi sarana dan prasarana termasuk jalur kereta dan stasiun kereta, serta penempatan satuan keamanan pada tiap gerbong

Pada Juli 2013, PT KCJ mulai menerapkan sistem tiket elektronik COMMET (Commuter Electronic Ticketing) dan perubahan sistem tarif kereta. (Baca juga: Ini Dia Stasiun Kereta Paling Keren di Dunia(cpy)

#70 Tahun Indonesia Merdeka #Kereta
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Antusiasme masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha 2026 melonjak. KAI mencatat penjualan tiket mencapai 783 ribu dengan Yogyakarta jadi destinasi favorit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
KAI terus meningkatkan kompetensi SDM demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Pada 2025, sebanyak 19 ribu pekerja telah mengantongi sertifikasi operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
Indonesia
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
KAI mengungkap 80 persen kecelakaan kereta terjadi di perlintasan tak terjaga. Sebanyak 1.329 perlintasan liar telah ditutup sejak 2021 usai tingginya angka kecelakaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
Indonesia
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Pemerintah bersama KAI dan DJKA menutup 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi pasca-tragedi Bekasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Indonesia
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu akibat listrik aliran atas tersambar petir. Perjalanan hanya sampai Serpong dan Kebayoran Lama. KAI Commuter lakukan penanganan.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
Indonesia
KRL Tangerang Tertunda Imbas Masalah Listrik Stasiun Jurang Mangu-Pondok Ranji
KCI laporkan gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) di Jurang Mangu dan Pondok Ranji, Tangerang.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
KRL Tangerang Tertunda Imbas Masalah Listrik Stasiun Jurang Mangu-Pondok Ranji
Indonesia
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
DPR memberikan dukungan penuh kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) untuk menginisiasi perbaikan menyeluruh yang mengacu pada akurasi data
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
Indonesia
Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Bertambah 1 Lagi Jadi 16 Orang, Ini Identitasnya!
Dengan penambahan satu korban jiwa, total korban kecelakaan kini mencapai 106 orang. Dari jumlah tersebut, 90 orang mengalami luka-luka, sementara 16 orang dinyatakan meninggal dunia.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Korban Tewas Tabrakan Kereta Bekasi Bertambah 1 Lagi Jadi 16 Orang, Ini Identitasnya!
Bagikan