Ini Bedanya Rajungan dengan Kepiting Seorang nelayan rajungan Pantura Tangerang menunjukkan hasil tangkapannya. (MP/Rizky Fitrianto)

MerahPutih Kuliner - Meskipun sekilas bentuknya hampir sama, rajungan dengan kepiting memiliki jenis yang berbeda. Rajungan hidup di air laut dengan kedalaman yang cukup jauh, sedangkan kepiting banyak di pinggir pantai yang dangkal.

Ciri lain yang membedakan rajungan dengan kepiting adalah, rajungan memiliki capit yang pipih dan panjang, sedangkan kepiting punya capit yang besar dan bulat; daging kepiting lebih manis dari rajungan; rangka luar atau kulit kepiting lebih tebal dan keras dari rajungan; daging kepiting lebih banyak dari rajungan; kepiting lebih tahan lama apabila tidak kena air ketimbang rajungan; permukaan kulit rajungan bertotol-totol dengan warna kebiru-biruan dan bersih, sedangkan kepiting warnanya cencerung gelap, bulat dan polos; harga kepiting lebih mahal daripada rajungan; dan kepiting masih diragukan kehalalannya, sedangkan rajungan halal.

Nelayan rajungan Pantai Ketapang sedang bersiap-siap untuk melaut. (MP/Widi Hatmoko)

Hendra (37), salah seorang nelayan rajungan di pantau utara Kabupaten Tangerang, tepatnya di Pantai Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang mengungkapkan, harga jual rajungan saat ini menurun drastis, dan mencapai hingga hampir 50 persen. "Sekarang harganya sedang jatuh. Padahal tadinya bisa mencapai Rp 50ribu perkilo, sekarang paling-paling cuma Rp 27 ribu perkilo," ungkap Hendra kepada merahputih.com.

Berbeda dengan harga kepiting, hingga saat ini, nelayan pencari kepiting di kawasan Pantai Ketapang masih bisa menjual harga kepiting hingga di atas Rp 100ribu perkilo. Untuk hasil tangkapan kepiting nelayan Pantai Ketapang, didistribusikan ke rumah makan serta warung tenda yang menjual seafood di wilayah Tangerang Raya.


Tags Artikel Ini

Widi Hatmoko

YOU MAY ALSO LIKE