Ini Alasan Pengendara Sepeda Hadang Konvoi Moge di Yogyakarta

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 16 Agustus 2015
Ini Alasan Pengendara Sepeda Hadang Konvoi Moge di Yogyakarta

Pengendara Sepeda Vs Moge (foto: screenshot Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Seperti yang sebelumnya diberitakan, Yogyakarta digegerkan dengan aksi Elanto Wijoyono, seorang pengendara sepeda yang menghadang konvoi motor gede (moge) yang melanggar hukum. Tentunya pria bernama lengkap Elanto Wijoyono itu memiliki alasan tersendiri ketika menghadang konvoi moge tersebut.

Dalam sebuah video berdurasi 9 menit 34 detik yang diunggah oleh Wadah Review ke jejaring sosial YouTube tersebut. Terkuak alasan Elanto Wijoyono menghentikan konvoi moge Harley Davidson.

Di video tersebut, awal mulanya Elanto tengah menyeberang di garis penyeberangan. Namun tiba-tiba Elanto geram melihat tingkah konvoi motor besar yang dianggapnya sangat mengganggu. Bagimana tidak, pasalnya konvoi moge tersebut terlihat melanggar lampu merah.

Kemarahan Elanto pun semakin memuncak kala melihat seorang polwan yang mengawal konvoi moge yang rata-rata berharga ratusan juta rupiah per unit tersebut melewati batas garis marka jalan di sekitar menit ke 4 detik 34.

Dengan lantangnya Elanto berbicara tanpa kenal rasa takut saat menegur Polwan tersebut. Pasalnya bagi Elanto konvoi tersebut buat hanya program komersil polisi mengawal rombongan penggemar moge yang memang berasal dari kalangan atas.

“Ini enggak bisa kaya gini bu, ini enggak bisa, ini bukan komersil, saya bayar pajak, mana penindakan UU (lalu lintas dan angkutan jalan) nomor 22 tahun 2009?!,” tegas Elanto.

Nah, hal itulah yang diduga menjadi alasan kuat dari Elanto sang pengendara sepeda menghadang Konvoi Moge di Yogyakarta.

Baca juga: 

Pengendara Sepeda Hadang Konvoi Harley Davidson Pelanggar Hukum

Heboh Meme Pengendara Sepeda Hadang Konvoi Harley Davidson

 

 

#Elanto Wijoyono #Motor Harley Davidson #Insiden Lalu Lintas #Yogyakarta #Sepeda #Moge
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Atlet sepeda downhill putri Indonesia Riska Amelia Agustina saat bertanding di Khao Kheow Open Zoo Bang Phra, Si Racha, Chon Buri, Thailand, Rabu (10/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 10 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Atlet sepeda downhill putra Indonesia Rendy Varera Sanjaya memacu sepedanya saat bertanding pada nomor downhill putra di Thailand, Rabu (10/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 10 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Gowes sepeda ini digelar dengan rute Jakarta - Cirebon - Semarang - Tuban - Surabaya - Banjarmasin - Penajam- Balikpapan - IKN sepanjang 1.500 kilometer.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Bagikan