Indra Birowo Masih Tak Percaya Bisa Jadi Sutradara

Eddy FloEddy Flo - Senin, 31 Agustus 2015
Indra Birowo Masih Tak Percaya Bisa Jadi Sutradara

Indra Birowo saat konferensi pers film "Lily Bunga Terakhirku" di Cinemaxx FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (31/8). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Celeb – Sukses men-direct sebuah film berjudul Lily Bunga Terakhirku, Indra Birowo mengagetkan para awak media. Ketika genre yang diangkat bertemakan drama thriller (dark romance), Indra sendiri ternyata juga masih shock melihat hasil karya yang dinilainya bagus.

Kejadian ini terlihat dari raut wajah Indra Birowo saat ditemui awak media, setelah press screaning, di Cinemax FX Sudirman, Jakarta, Senin (31/8).

"Saya engga tahu, masih engga percaya sampai titik ini, (bahwa) saya bisa jadi sutradara. Tapi, saya merasa punya gairah, terus orang-orang di belakang saya mendukung, mungkin ini yang namanya passion," papar aktor yang bermain di Arisan dan Banyu Biru tersebut.

Indra pun menolak bila selalu dihubungkan dengan genre komedi. Meski genre tersebut yang melambungkan namanya, tapi Indra berpikir bahwa kariernya di dunia hiburan hanya sebatas di dunia komedi.

"Saya enggak berpikir kalau komedi itu pakem saya, profesi yang ditakdirkan untuk saya, tapi (komedi) membawa berkah buat saya," kata komedian kelahiran Jakarta 1973 ini.

Namun, darah komedi dalam diri Indra tetap kuat. Indra mengaku berminat untuk membuat film bergenre komedi suatu saat. Namun, ia memberi syarat, agar konsep cerita komedi mesti juga diselipkan hal dramatis.

"Kalau duit sendiri saya juga mau, cuma kan kita mesti gabung juga sama orang. Meski film ini segmented ya. Lagi pula, saya sebenarnya suka sama semua genre. Tapi, pastinya kalau saya yang bikin pasti ada yang miring-miring tentang filmnya. Kaya film Soedirman misalnya, saya bikin engga selurus itu," pungkas Indra. (rky)

 

 

Baca Juga:

Ini Pengalaman Pertama Indra Birowo sebagai Sutradara

Di Film Lily Bunga Terakhirku, Baim Wong Jadi Pemeran Utama

Indra Birowo: Pepeng Tetap Berkarya Meskipun Sakit

Indra Birowo : Aktor Sekaligus Drummer

 

#Film Lily Bunga Terakhirku #Film Indonesia #Indra Birowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
Memburu Pemangsa dan Bisikan Desa Gringsing menjadi dua film horor yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
ShowBiz
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Pal 8 Pictures merilis poster terbaru 'Laut Bercerita' yang menampilkan Reza Rahadian sebagai Laut. Film ini tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
Empat film indonesia berikut bisa menjadi rekomendasi tontonan di Netflix.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Bagikan