Indonesia Belum Punya Kapal Tempur

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 02 Oktober 2015
Indonesia Belum Punya Kapal Tempur

KRI Irian kapal tercanggih di Era Bung Karno

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa- Guna mempertahankan gugus depan wilayah laut Indonesia, seharusnya TNI memiliki kapal tempur yang mumpuni, berkaliber besar, berzirah, efisien, dan akurasi target tepat.

Menjelang 70 tahun Hari Ulang Tahun (HUT) TNI, ternyata angkatan perang laut Indonesia belum memiliki perangkat laut sekelas kapal tempur seperti itu.

Hal itu diungkapkan, Pengamat Militer, Jerry Indrawan Gihartono saat berbincang-bincang dengan merahputih.com, Jumat (2/10).

Jerry menilai untuk dapat mempertahankan kedaulatan laut dari ancaman musuh, TNI AL seharusnya memiliki kapal perang besar dengan meriam berkaliber besar, dengan persenjataan dan pelindung yang baik dibandingkan kapal penjelajah maupun kapal perusak.

"Nah, Indonesia belum memiliki kapal tempur berkaliber Battleship, apa lagi kapal induk, yang baru ada sejenis kapal perusak, kapal selam dan kapal korvet," ujarnya.

Menurutnya seluruh kapal perang itu memang cocok untuk melakukan pengawasan wilayah laut dari ancaman kecil, Namun jika dihadapkan dengan perang terbuka dengan negara yang lebih maju persenjataannya dapat dipastikan armada laut yang dimiliki indonesia saat ini akan kalah telak.

"Pasti kalah telak, jika dihadapkan dengan jenis persenjataan Amerika Serikat, seperti Battleship yang dimilikinya," ungkap jerry.

Seperti yang dilansir dari situs globalfirepower Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) hanya memiliki total kapal perang sebanyak 171 unit, kemudian kapal kelas frigat sebanyak 6 unit, kapal kelas kovert sebanyak 26 buah dan kapal selam sebanyak 2 unit. Indonesia sendiri hingga kini belum memiliki kapal induk dan kapal tempur sekelas Battleship.(fdi)

 

Baca Juga:

  1. HUT ke-70, TNI Pamer Kekuatan
  2. Kodam Jaya Pamerkan Alutsista TNI AD di Kampus-kampus
  3. Parade Prajurit dan Demonstrasi Perang Meriahkan HUT TNI
  4. Potret Wajah TNI Jaga Perbatasan NKRI
  5. HUT TNI Ke-70 Dipusatkan di Cilegon

 

 

#Angkatan Laut #Alutsista #HUT TNI Ke-70 #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Bagikan