Ibunda "Pembegal Panggang" Pondok Aren Larang Keluarga Balas Dendam

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 02 Maret 2015
 Ibunda

Foto: Gomes Roberto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Akhir pekan kemarin, beredar pesan di sosial media, adik pembegal Pondok Aren akan melakukan aksi balas dendam. Balas dendam itu kabarnya dipicu oleh perlakuan massa yang membakar hidup-hidup Herdiansyah, tersangka pembegal di Pondok Aren, beberapa waktu lalu.

Ceritanya bermula saat Herdiansyah bersama rekan-rekannya mencoba membegal seorang perempuan. Namun nahas, saat hendak melarikan diri akibat gagalnya pembegalan tersebut, Herdiansyah terjatuh dari motor dan menjadi bulan-bulanan warga yang melihat kejadian tersebut. Alhasil, Herdiansyah pun diamuk massa dan terakhir dibakar hidup-hidup.

Mengetahui kejadian tersebut, Sutinah, ibunda Herdiansyah mengungkapkan, jika ia melarang keluarganya untuk membalas dendam terhadap aksi massa yang telah memakar hidup-hidup anaknya. (Baca: Ading Show, Pembela Begal "Panggang" Habis Dihakimi Netizen)

"Kami tidak (akan) melakukan apa-apa terhadap massa yang telah melakukan tindakan main hakim sendiri," ujar Sutinah kepada merahputih, di kediamannya kawasan Larangan Selatan, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Sutinah menyayangkan tindakan massa yang main hakim sendiri. Ia mengungkapkan, meskipun anaknya ketangkap melakukan aksi begal, seharusnya warga bisa membawa anaknya itu ke pihak kepolisian, daripada harus dibakar hidup-hidup. (Baca: Kendala Ekonomi, Pelaku Begal "Panggang" Putus Sekolah)

"Padahal, negara kita ini kan negara hukum. Kenapa tidak mau menyerahkan ke pihak yang berwajib? Bukan kami mau menutup terhadap apa yang dilakukan oleh Herdiansyah (tertangkap sedang membegal), karena sebagai orangtua kami menerima semuanya," pungkas Sutinah. (wan)

#Begal Motor #Begal Motor Dibakar
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Dinas Kesehatan DKI juga menerima rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memvisualisasikan pemberian layanan medis kepada pasien
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Indonesia
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Polisi dari Unit Reskrim Polsek Metro Cengkareng sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Desember 2024
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Indonesia
Sepasang Kekasih Dibacok Kawanan Begal di Cakung, Cowoknya Kritis
Korban Achmad mencoba mempertahankan telepon genggam milik kekasihnya sehingga para pembegal menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga luka-luka.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 April 2024
Sepasang Kekasih Dibacok Kawanan Begal di Cakung, Cowoknya Kritis
Bagikan