HPV, Penyakit Kulit Kelamin yang Mengerikan

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 29 September 2015
HPV, Penyakit Kulit Kelamin yang Mengerikan

Pinterest

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Tubuh manusia rentan terkena berbagai penyakit akibat pola dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu penyakit yang membahayakan adalah Human papillomavirus atau HPV.

HPV adalah jenis penyakit kulit yang diakibatkan oleh virus dan dapat menimbulkan peradangan pada kulit seperti kutil di beberapa bagian tubuh.

Setidaknya ada 100 jenis virus HPV, 40 di antaranya memicu kutil pada kelamin.

HPV dapat dengan snagat mudah ditularkan, hanya dengan kontak kulit saja virus ini bisa tertular terutama bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dari kebanyakan kasus HPV menular dari hubungan seksual, HPV kelamin terjadi jika salah satu pasangan mengidapnya dan menularkan pada pasangannya.

Bahkan walau pun tidak ada yang mengidap HVP, virus ini bisa saja timbul akibat seks oral atau pun seks anal, seperti yang dilansir naturalnews.

Meski tidak semua virus HPV dapat menimbulkan kanker, tapi virus ini bisa memicu timbulnya kanker serviks, sekitar 80 persen kasusu kanker serviks berhubungan dengan HPV.

Gejala yang timbul bagi pengidapnya adalah timbul kutil di beberapa bagian tubuh seperti pada tangan, kaki, mulut dan kelamin, Jenis kutil terbagi ke dalam empat kategori, yaitu kutil biasa, kutil kelamin, kutil plantar atau mata ikan, dan kutil pipih. Tekstur kulit yang ditumbuhi kutil akan terasa kasar, keras, dan agak menonjol.

Pengobatan yang dilakukan dokter biasanya menggunakan obat oles seperti Asam salisilat, Asam trikloroasetat, imiquimod, podophyllotoxin dan beberapa jenis obat lainnya yang dianjurkan dokter.

Untuk mencegak tertular virus HPV adalah tidak melakukan kontak kulit dengan sembarang orang, menjaga kebersihan dengan sellau mencuci tangan, setia pada pasangan, gunakan kondom saat berhubungan.

Yang paling efektif adalah dengan melakukan vaksin HPV.

Baca Juga:

  1. Berhubungan Intim dalam Kondisi Gelap Bisa Bikin Wanita Cepat Hamil
  2. Tips Jitu Agar Hamil Bayi Perempuan

  3. Cara Ampuh Agar Hamil Bayi Laki-Laki

  4. Ini Mengapa Berhubungan Seks Saat Hamil Lebih Menggairahkan

#Penyebaran Virus #Kanker Serviks #Informasi Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Fun
Ladies, Ini 5 Langkah Hindari Kanker Serviks Sejak Dini
Risiko kanker serviks bisa dikurangi dengan beberapa langkah pencegahan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 November 2024
Ladies, Ini 5 Langkah Hindari Kanker Serviks Sejak Dini
Indonesia
UGM Bikin Terobosan Teliti Obat Kanker Serviks dari Biji Salak dan Kulit Jeruk
Hasil penelitian empat bulan, terbukti kombinasi ekstrak biji salak pondoh dan kulit jeruk pamelo memiliki aktivitas anti inflamasi, menghambat migrasi sel HeLa, dan mampu memicu apoptosis pada sel kanker serviks.
Wisnu Cipto - Jumat, 13 September 2024
UGM Bikin Terobosan Teliti Obat Kanker Serviks dari Biji Salak dan Kulit Jeruk
Indonesia
Laki-Laki Juga Perlu Divaksin Biar Pasangan Terhindar Dari Kanker Serviks
Vaksin HPV bagi laki-laki mencakup perlindungan terhadap risiko terjadinya kutil anogenital hingga 90 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juli 2024
Laki-Laki Juga Perlu Divaksin Biar Pasangan Terhindar Dari Kanker Serviks
Indonesia
Kemenkes Rencanakan Pemberian Vaksin Kanker Serviks Gratis
Kemenkes menyebut upaya ini dilakukan sebagai pencegahan kanker serviks.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 April 2024
Kemenkes Rencanakan Pemberian Vaksin Kanker Serviks Gratis
Bagikan