Hj Endang Maria Astuti: Teruskan Perjuangan Rakyat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 21 Januari 2015
Hj Endang Maria Astuti: Teruskan Perjuangan Rakyat

sumber foto: endangmariaastuti.org/

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Nasional- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) seringkali mendapat kecaman dari rakyat.  Penyebabnya cukup beragam, mulai dari perilaku mereka yang korup, jarang masuk kantor  dan tidak sering mengikuti rapat. Tingkah semacam ini makin membuat citra DPR semakin memburuk setiap harinya. Memang perilaku seperti ini tak bisa digeneralisir, sebab meski seribu satu, masih ada anggota DPR yang masih punya niat baik sebagai penyalur aspirasi rakyat. 

Hj. Endang Maria Astuti, S. Ag, SH, MH adalah salah satu contohnya. Meski nomor urut tiga, ia tetap terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2015. Ia diusung dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng IV, meliputi Wonogiri, Sragen dan Karanganyar dengan perolehan  44 ribu lebih suara. Setelah dilantik, ia kemudian di daulat menjabat sebagai anggota Komisi VIII yang membidangi agama, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, sosial dan BNPB. Ia pun berhasil mengalahkan rival politik internalnya yang cukup populer, Hajriyanto Tohari.

Sebelum menjadi anggota DPR RI, mantan Ketua Umum Aliansi Peduli Perempuan Sukses (APPS) ini berhasil menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Wonogiri dan Wakil Bendahara Umum DPD Partai Golkar Jawa Tengah periode 2009-2014. Di periode yang sama, istri dari Agus Mulyadi ini, juga terpilih menjadi Anggota DPRD Jawa Tengah.  Dukungan dan doa keluarga cukup menjadi pemantik semangat Endang sehingga ia tanpa tantangan dan rintangan berhasil melanglangbuana ke Senayan.

"Saya bahagia bisa meneruskan perjuangan dan amanah dari rakyat. Doa restu orang tua juga menyertai," kata ibu dari dua anak ini, yakni Anfaza Azwan Izza Perdana dan Affa Machfudz Al Haj.

Ia tak pantang menyerah sehingga karier di kancah politik pun makin cemerlang. Kegigihan dan keuletannya  dalam membagi waktu antara urusan keluarga dan politik sejak awal masuk menjadi anggota dan kader Partai Golkar 2006 silam. Sebagai mantan anggota DPRD, ia cukup bisa merawat konstituennya yang menjadi basis sebagai modal utama perolehan suara pada kontestasi demokrasi 2014 silam itu. Menjadi kader Golkar cukup membanggakan baginya. Ruang untuk selebrasi ini kemudian ia manfaatkan untuk memperluas jaringan di tingkat nasional dan lokal sekaligus. 

Latar belakang pendidikan Endang sebenarnya tidak liner dengan dunia pekerjaan yang ia tekuni saat ini. Endang lulusan Ilmu Pendidikan Agama Islam, Institut Islam Surakarta 1996 dan Sarjana Hukum Unisri, Surakarta 2004. Dan pada 2014, Endang masih melanjutkan pendidikannya, S2. Maka dari itu, ketika di daulat sebagai Anggota Komisi VIII, Endang tampaknya cukup bangga dan menikmati karena hal ini lebih mudah dipahami.

"Karena background atau latar belakang saya adalah pendidik serta aktivis perempuan. Oleh karena itu, sebagai istri, ibu rumah tangga sekaligus wakil rakyat harus bisa balance,” pungkasnya.

Prestasi atau penghargaan yang pernah diraihnya adalah Indonesian Woman Career of the year 2011 dari Forum Peduli Prestasi Bangsa, Wanita Inspiratif dan Citra Wanita Kartini 2011 dari Yayasan Prestasi Indonesia.  (HUR)

 

Biodata :

Nama: Hj. Endang Maria Astuti, S. Ag, SH, MH 

Tempat tanggal lahir: Wonogiri, 16  April 1966

Alamat Rumah: Pokoh, RT.002/RW.004, Wonoboyo. Wonogiri. Kabupaten Wonogiri. Jawa Tengah

Partai: Golkar

Dapil: Jawa Tengah IV

Komisi VIII - Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan

 

Pendidikan: 

S1, Ilmu Pendidikan Agama Islam, Institut Islam, Surakarta (1996)

S1, Hukum Universitas Slamet Riyadi, Surakarta (2004) 

 

#Anggota DPR #Wakil Rakyat #Komisi I DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Anggota Komisi I DPR RI mendukung Komdigi mengancam blokir Grok AI dan X jika digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Indonesia
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Komisi I DPR menyoroti serangan AS ke Venezuela. Serangan tersebut seakan mengabaikan hukum internasional.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Indonesia
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Anggota Komisi I DPR RI menilai penggunaan pesawat CN-235 buatan Indonesia oleh AS, menjadi momentum penguatan industri pertahanan dan kemandirian alutsista nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Indonesia
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengecam penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat dan mendesak PBB menggelar sidang darurat demi menjaga hukum internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Indonesia
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia diusulkan menjadi Presiden Dewan HAM PBB. DPR RI pun mengatakan, bahwa kepercayaan dunia kepada Indonesia akan meningkat.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia
Legislator PKB Dorong Percepatan Pengadaan Lahan Relokasi bagi Korban Bencana Aceh-Sumatra
Dampak bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, tetapi juga membuat sebagian warga kehilangan tanah dan sumber penghidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Legislator PKB Dorong Percepatan Pengadaan Lahan Relokasi bagi Korban Bencana Aceh-Sumatra
Indonesia
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Komisi I DPR RI menanggapi kasus YouTuber Resbobs, yang menghina suku Sunda. Ia meminta pelaku ujaran kebencian ditindak tegas.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Menkeu Purbaya Usulkan Gaji Guru Setara Anggota DPR
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan menaikkan gaji guru setara dengan anggota DPR. Simak faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA ]: Menkeu Purbaya Usulkan Gaji Guru Setara Anggota DPR
Indonesia
Legislator Dukung Presiden Pecat Bupati Aceh Selatan
Tindakan Bupati Mirwan MS tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dan pelanggaran terhadap tanggung jawab seorang kepala daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Legislator Dukung Presiden Pecat Bupati Aceh Selatan
Indonesia
Soal Viralisasi Bansos, Komisi I DPR: Bantuan Pemerintah Tak Perlu Dibandingkan dengan Gotong Royong Warga
Deng Ical menilai tidak tepat membandingkan bantuan pemerintah dan gotong royong warga. Ia menegaskan pemerintah wajib hadir tanpa menunggu viralisasi atau pencitraan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Soal Viralisasi Bansos, Komisi I DPR: Bantuan Pemerintah Tak Perlu Dibandingkan dengan Gotong Royong Warga
Bagikan