GMJ Desak DPRD DKI Tegas Turunkan Ahok
Sejumlah pegiat dari Masyarakat Jakarta Cabut Mandat, menggelar aksi protes kepada Gubernur Ahok di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (22/2). (Antara Foto)
MerahPutih Nasional- Ratusan orang dari 90 organisasi massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) berencana melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut turunnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Besok pukul 09.00 WIB, lokasi di DPRD DKI Jakarta. Targetnya mendesak Ahok mundur," kata Ketua Progres 98, Faizal Assegaf dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (25/2).
Faizal yang juga mantan aktivis pergerakan 1998 asal Universitas Mercubuana menambahkan, dalam konsolidasi yang dilakukan selama dua hari berturut-turut, Selasa-Rabu (22-23/2), puluhan ormas tersebut sepakat mendesak DPRD DKI Jakarta untuk segera melengserkan Ahok dari kursi Gubernur DKI Jakarta. (Baca: Nunggak Iuran Warga, Gubernur DKI Tandingan Berdalih Sibuk)
"Lebih dari 90 Ormas yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) semalam menggalang konsolidasi. Kebetulan saya diminta untuk hadir dan memberi masukan terkait kesiapan aksi damai tersebut. Saatnya galang kebersamaan, turun ke jalan melalui aksi damai untuk mendesak DPRD DKI bertindak tegas: TURUNKAN AHOK !," tandas Faizal.
Dalam aksi tersebut rencananya juga akan dihadiri Gubernur Tandingan dari Front Pembela Islam (FPI) Fahrurrozi Ishaq. (bhd)
Bagikan
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target