Gerindra Punya Trik Lawan Ahok pada Pilkada 2017

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 07 Januari 2016
Gerindra Punya Trik Lawan Ahok pada Pilkada 2017

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Balai Kota, Jakarta, Kamis (17/12). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Sebagai partai yang pernah mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, partai Gerindra memiliki trik untuk melawan calon incumbent tersebut jika maju pada Pilkada 2017 nanti. Hal ini diakui oleh Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur DKI Partai Gerindra Syarif.

"Strategi, cara tentu ada. Saya kan bekas kolega dia," ucap Syarif sambil tersenyum di ruangan kerjanya, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/1).

Meski begitu, Syarif enggan membeberkan cara yang akan dilakukan Gerindra untuk mengalahkan Ahok. "Rahasia dong," ujarnya sambil terus tersenyum.

Menurut Syarif, calon yang diusung oleh partai Gerindra nanti lebih baik dibandingkan Ahok. Ada bebepa keunggulan dari calon partai Gerindra yang tidak dimiliki Gubernur DKI Jakarta ini.

"Jika sudah waktunya saya yakin. Karena warga rindu sama sapaannya, kaya Jokowi dulu. Calon kita kan begitu. Saya engga mau bilang mencari kelemahan, justru kita lagi fokus bagaimana calon kita lebih baik," terangnya.

Syarif menganggap dukungan yang datang kepada Ahok lantaran pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur ini adalah calon incumbent atau petahana.

"Masalahnya kan gini, orang penantang Ahok itu belum muncul. Belum turun ke masyarakat. Ahok diuntungkan karena sebagai incumbent diuntungkan setiap hari nongol di TV dan diberitakan. Calon yang lain enggak punya situasi itu," terang Syarif. (yni)


BACA JUGA:

  1. Ahok Pakai Partai, Gerindra: Jumlah Golput Meningkat
  2. Gerindra Tutup Pintu untuk Ahok pada Pilkada 2017
  3. Takut Jadi Gila, Lulung Ogah Disandingkan dengan Ahok
  4. Pilkada 2017, Ahok: Belanda Masih Jauh!
  5. Ahok Tak Takut Hadapi Saingan di Pilkada Jakarta

 

 

#Gerindra #Pilkada DKI Jakarta 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Bagikan