Gagal Jadi Kapolri, Budi Gunawan Jadi Wakapolri?

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 19 Februari 2015
Gagal Jadi Kapolri, Budi Gunawan Jadi Wakapolri?

Antara Foto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Meski gagal dilantik sebagai Kapolri, Komisaris Polisi (Komjen Pol) Jenderal Budi Gunawan dikabarkan akan menduduki jabatan sebagai Wakapolri.

Komjen Pol Budi Gunawan dikabarkan bakal duduk sebagai Wakapolri menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang diusulkan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri.

Menanggapi hal tersebut Kepala Biro Penerangan Masyrakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto mengaku belum mengetahui hal tersebut.

Jenderal bintang satu itu berpendapat bahwa institusi Polri mempunyai mekanisme sendiri dalam memilih Wakapolri. Mekanisme tersebut akan digodok dalam Dewan Kebijakan dan Kepangkatan Tinggi (Wanajakti).

"Kami tidak pernah kekosongan pembagian tugas, itu sudah diatur sesuai peraturan Kapolri," kata Agus beberapa waktu silam. (Baca: Batal Dilantik Jadi Kapolri, BG Tetap Jabat Kalemdikpol)

Ditepi lain bekas politikus Partai NasDem, Rachmawati Soekarnoputri sendiri mengaku keberatan jika bekas ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri tersebut menjabat sebagai Wakapolri.

Keberatan tersebut didasarkan pada status Budi Gunawan yang menjadi tersangka dugaan kepemilikan rekening gendut. Rachmawati berharap meski putusan Praperadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sudah menyatakan bahwa penetapan tersangka oleh KPK dinyatakan tidak sah, bukan berarti kasus hukum Komjen Pol Budi Gunawan selesai.

Ia berharap agar proses penyidikan tetap berjalan terus.

"Budi Gunawan akan dijadikan wakapolri, ya itu sama saja, kok tersangka korupsi bisa jadi pejabat di kepolisian. Saya pribadi tidak setuju," tandasnya.

Lalu, apakah Komjen Pol Budi Gunawan akan menempati jabatan Wakapolri? (Bhd)

#Polri #Komjen Budi Gunawan #Brigjen Polisi Agus Rianto #Badrodin Haiti Jadi Kapolri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Jelang HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air yang dibangun TNI dan Polri di seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Indonesia
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Proyek infrastruktur seperti ini perlu dibangun untuk memberikan manfaat bagi rakyat.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Indonesia
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Secara khusus, ia menyoroti kerja kepolisian yang dilakukan hingga ke wilayah terpencil dan desa.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Indonesia
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Kepala Negara menyebut langkah yang diambil oleh TNI dan Polri itu merupakan sebuah misi mulia dan bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Indonesia
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Sinergi harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Indonesia
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Pejabat Bea Cukai Madya, Ahmad Dedi alias Dedi Congor, sudah ditetapkan tersangka gratifikasi oleh Polri sejak 2023.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Indonesia
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Pergantian Kapolri merupakan bagian dari regenerasi organisasi yang wajar dan harus ditempatkan dalam koridor konstitusi, bukan didorong tekanan demonstrasi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Indonesia
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan isu surpres pergantian Kapolri tidak memengaruhi kinerja Polri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Bagikan