Gabungan Kopaja dan Transjakarta Terapkan Sistem Tarif Perkilometer
Bus Transjakarta di Terminal Pinang Ranti (Foto: MerahPutih/Arie Majorca)
MerahPutih Megapolitan - Pengurus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja), hari ini, Rabu (24/6), mendatangi Balaikota untuk mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tajahja Purnama (Ahok). Pertemuan tersebut membahas revitalisasi angkutan umum Jakarta dan integrasi Kopaja dengan Transjakarta.
Direktur Utama PT TransJakarta Antonius Kosasih menyatakan akan menerapkan sistem e-catalog lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah (LKPP) dalam penggabungan Kopaja dengan Transjakarta. "Jadi jasa bus akan kita mintakan nanti mereka operator sesuai e-catalog LKPP," tuturnya di Balaikota, Jakarta, Rabu (24/6).
Kosasih menambahkan, sistem pembayaran akan menggunakan perhitungan jarak tempuh per kilometer. "Kami dapat arahan dari Pak Gubernur, akan kami ajukan agar bisa penghitungan rupiah per kilometer," ujarnya.
Penggabungan dua armada andalan DKI Jakarta ini akan berlaku pada Agustus mendatang. Sebanyak 300 Kopaja mulai dikendalikan PT Transjakarta. (AB)
Baca Juga:
Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Sepeda Motor
100 Hari Kerja Jokowi-JK, Sopir Angkot Minta Perbaikan Sistem Operasi
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan